PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Setelah kurang lebih satu jam berorasi di luar halaman Kantor Bupati kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Ikatan Mahasiswa (Ikama) Benteng bersama puluhan warga Kecamatan Merigi Kelindang dari 7 desa, mereka didatangi langsung Wakil Bupati (Wabup) Septi Peryadi, S.TP untuk melakukan diskusi bersama membahas tuntutan mereka.

Aksi damai menutut Pemkap Benteng melakukan pembangunan akses jalan kabupaten sepanjang 6 km di Desa Bajak I sampai Desa Desa Jambu Kecamatan Merigi Kelindang yang belum pernah tersentuh pembangunan, IKAMA dan masyarakat Benteng mendapat respon positif dari Wabup. Tidak hanya menemui dan diskusi bersama, di tengah panasnya terik matahari, Wabup ajak masa duduk bersama di jalan raya membahas hal tersebut.

“Kami Pemkab Benteng menerima aksi ini dengan terbuka. Sesuai tuntutan teman teman mahasiswa serta masyarakat, hal ini kita bahas disini saja atau ada beberapa perwakilan dan kita bahas di dalam dan duduk bersama,” tanya Wabup Septi Peryadi saat menemui pengunjung rasa Senin (11/01/2020).

Setelah ada kesepakatan dan Pemkab menyanggupi tuntutan mahasiswa dan masyarakat, perwakilan pengunjuk rasa diajak masuk untuk melakukan perbaikan kesepakatan yang telah dibuat oleh pendemo dan ditandatangani bupati dalam hal ini diwakili oleh wakil Bupati.

“Tadi kita juga sudah berdiskusi kembali kepada perwakilan IKAMA dan masyarakat, dan sudah di sepakati dalam tahun ini akan dilakukan pembangunan walaupun baru sebagian yang dapat kita perbaiki, mengiata dana yang sudah dianggarkan hanya terkaper sebagian,” jelas Septi.

Dia juga menegaskan, untuk di tahun 2022 jalan yang belum dapat diperbaiki akan di anggarkan dan akan diselesikan.

“Sementara jalan yang belum dapat diperbaiki di tahun 2021 ini akan di perbaiki di tahun 2022 mendatang,” tegasnya.

Sementara Kabid Humas Ikama Benteng, Firman Saputra kepada awak media menjelaskan secara tertulis ada 4 poin menjadi kesepakatan.

“Ada beberapa poin yang sudah dibahas dan didapatkan kesepakatan. Dan kita akan terus mengawal hal itu demi masyarakat,” tegas Firman.  [Hendri Suwi]

Berikut empat poin hasil kesepakatannya:

1. Pemerintah akan melakukan pembangunan jalan dari Desa Bajak I sampai Desa Desa Jambu
2. Pembangunan akan di mulai Maret 2021 mendatang
3. Pembangunan akandilakukan dalam dua tahap mengiangat anggaran yang sudah dianggarkan terbatas
4. Di tahun 2022 pembangunan akan dilanjutkan.