Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Keseriusan Polres Rejang Lebong dalam memberantas peredaran Narkoba Kembali ditunjukan dengan menangkap dua orang pengedar Narkoba Jenis sabu antar kabupaten dalam Provinsi Bengkulu.

Dua Pengedar Narkoba yang berhasil ditangkap pada Jumat (26/2/2021) yakni IG (30) warga jalan Sapta Marga Kecamatan Curup Selatan dan seorang Perempuan NU (37) warga Kelurahan Kerala Siring Kecamatan Curup Tengah. Dari tersangka diamankan 14 paket sabu-sabu ukuran kecil Dan barang bukti lainnya.

“Kita kembali berhasil menangkap Dua pelaku pengedar narkoba yakni seorang laki-laki dan seorang Perempuan,” kata Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Narkoba Iptu Susilo, Sabtu (27/2/2021).

Disampaikan Kasat penangkapan kedua pengedar tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada teransaksi narkoba di wilayah Kecamatan Curup Selatan. Mendapat information ini Opsnal Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan.

“Setelah memastikan informasi akurat kita selanjutnya melakukan penangkapan IG dirumahnya di Jalan Sapta Marga dan berhasil mengamankan barang bukti 4 paket sedang dan 10 paket kecil narkoba jenis sabu. 1 paket kecil diduga narkotika jenis ganja, 2 bungkus plastik klip bening, 1 timbangan digital, 1 bungkus klip bening sisa, 2 buah skop plastik, 1 korek api gas, 1unit handphone VIV, 1 lembar bukti transfer ATM dari Bank BRI kecil Bank Mandiri, 1 Alat hisab Sabu ( bong ) dari botol pelastik, 1 kaca pire,” Kata Kasat.

Tak puas hanya menangkap IG, polisi mendalami sumber barang haram tersebut dan IG buka mulut dan menyebutkan sumber ia memperoleh sabu tersebut dari NU.

“Kita melakukan penangkapan NU dirumahnya dan juga mengamankan barang bukti lain berupa 1 unit HP, 1 unit timbangan digital, buku tabungan Mandiri dan uang Rp 200.000. Kita juga menyita daftar nama pelanggan yang masih memiliki utang pembelian Sabu. Kedua tersangka saat ini telah kita tahan dan penyelidikan lanjutan,” lanjut Kasat.

Terpisah, NU ketika diwawancarai mengamankan bahwa ia telah menjalankan bisnis jualan sabu-sabu selama satu tahun terakhir dan ia juga mengaku menjual sabu hingga ke Kabupaten Kaur.

“Saya jualan sabu setahun terakhir dan pembelinya ada yang dari Kaur,” jelasnya. [Julkifli Sembiring]