Tampak Teknisi PLN memperbaiki jaringan tiang listrik yang mengalami gangguan/kerusakan

Pedomanbengkulu.com, Seluma – Cuaca buruk berupa angin kencang dan badai yang melanda wilayah Kabupaten Seluma sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan kerusakan jaringan listrik di sejumlah titik. Tiang dan kabel listrik mengalami rusak, karena tertimpa pohon yang ditiup angin. Ini menyebabkan listrik mati total di beberapa wilayah.

Matinya listrik ini dikeluhkan pengguna, khususnya warga di wilayah terpencil. Salah satunya di desa Sekalak, kecamatan Seluma Utara yang mengalami mati listrik selama tiga hari. Listrik diketahui tak kunjung menyala sejak rabu (24/2/2021) hingga sabtu (27/2/2021). Warga mengaku aktivitas menjadi terganggu karena aliran listrik tak kunjung pulih.

“Mulai rabu pukul 15.00 sore sampai sekarang belum menyala. listrik, baterai handphone sudah mau habis semua, masyarakat sudah banyak yang menanyakan kapan normalnya,” jelas Bahrul Effendi, Sekdes Sekalak saat dikonfirmasi, sabtu (27/2/2021) siang.

Bahrul berharap PLN dapat segera memperbaiki listrik, agar bisa kembali normal dan tidak mengganggu aktivitas warga desa. Namun ia juga memaklumi kesulitan yang sedang dialami petugas PLN di lapangan.

*Akses Jalan Sulitkan Petugas Lakukan Perbaikan*

Manajer PLN ULP Tais, Redho Hermawan saat dikonfirmasi mengatakan, ada dua wilayah yang maish mengalami mati listrik hingga sabtu siang.

“Hanya Sekalak dan Lubuk Petai, ini masih terus kami upayakan agar diperbaiki,” jelasnya.

Redho menyatakan, akses jalan yang rusak dan sulit dilalui, menjadi penyebab perbaikan belum bisa dilakukan dengan cepat. Namun ia memastikan PLN tetap bekerja di lapangan, agar pelayanan listrik kembali pulih untuk masyarakat.

“Itu kendala akses jalan, dan petugas juga harus istirahat karena keselamatan manusia (petugas) itu paling utama,” jelasnya. [IT2006]