Tampak polisi melakukan pengamanan di depan Pengadilan Negeri Bengkulu, Selasa (23/2/2021) 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Puluhan nelayan yang terdiri dari Nelayan Trawl Pulau Baai dan Nelayan Tradisional Bengkulu mendatangi Pengadilan Negeri Bengkulu, Selasa (23/2/2021). Kedatangan puluhan nelayan trawl ini untuk mengawal sidang putusan empat orang terdakwa nelayan trawl.

Sidang putusan ini merupakan rangkaian dari peristiwa bentrok yang terjadi antara nelayan trawl dengan nelayan tradisional di Perairan Kabupaten Bengkulu Utara.

Pantauan di lapangan, dua kelompok nelayan tersebut oleh pihak kepolisian yang melakukan pengamanan ketat di pisahkan untuk menghindari keributan antar kedua belah pihak. Kelompok nelayan tradisional berkumpul di depan Kejaksaan Tinggi Bengkulu sedangkan nelayan trawl berkumpul di daerah Simpang Skip Kota Bengkulu.

Berdasarkan informasi terhimpun di lapangan, ada satu orang yang kedapatan diduga membawa senjata tajam (Sajam) saat sidang putusan akan dilaksanakan dan orang tersebut diamankan pihak kepolisian.

Kabag Ops Polres Bengkulu AKP Enggarsyah Alimbaldi saat pengamanan di lokasi membenarkan terkait adanya orang yang diamankan tersebut. Namun pihaknya tidak mengungkapkan orang tersebut kedapatan membawa sajam.

“Jadi ada yang diamankan, tapi terkait (persoalannya) nanti kita konfirmasi lagi dengan Kasat Reskrim, jadi tadi ada orang yang dicurigai (membawa sajam), kita geledah, karena setiap orang kita periksa barang bawaannya. Nanti kita konfirmasi dengan Kasat Reskrim untuk lebih pastinya,” kata Enggarsyah Alimbaldi.

Enggarsyah Alimbaldi mengungkapkan, orang tersebut diamankan saat di pintu masuk mau ke Pengadilan. Enggarsyah belum bisa memastikan orang yang diamankan tersebut dari pihak mana.

“Belum tau, yang pasti ada yang kita amankan. Penjagaan untuk antsipasi (keributan) sebelum maupun pasca sidang,” jelas Enggarsyah Alimbaldi. [Anto]