PedomanBengkulu.com, Lebong – Masyarakat Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya, Abdul Muthalib (60) yang merupakan mantan Imam desa setempat, ditemukan meninggal di Kebun miliknya, Selasa (23/02/2021) pagi sekitar Pukul 10.00 WIB. Korban meninggal ditemukan dengan posisi telentang dibawah batang kopi. Abdul Muthalib diketahui selama ini tinggal sendiri dirumahnya, sedangkan tiga anaknya sudah berkeluarga dan tidak tinggal serumah dengan korban. Jenazah Abdul Muthalib ini pertama kali ditemukan oleh tiga warga setempat yakni Noviantori, Steven Doles dan Japri.

Diceritakan Noviantori, saat dirinya ingin berangkat menuju Kebun miliknya untuk menyadap karet. Seperti biasanya, setiap dirinya melewati kebun milik Abdul Muthalib, selalu memanggil dan menyapa dan akan dijawab korban. Namun dalam dua hari dirinya tidak mendapatkan sapaan balik dari korban.

Merasa ada janggal, karena sapaannya tidak dijawab korban. Apalagi ketika pulang dari Kebun, Noviantori juga melihat motor korban masih terparkir seperti hari dua hari yang lalu.

“Setiap saya lewat pinggir Kebun Pak Thalib biasa saya panggil dan dijawab beliau. Tapi sudah hari tidak pernah dijawab,” sampai Noviantori Selasa (23/02/2021).

Ditambahkan, saksi merasa curiga melihat motor tidak berubah tempat parkir, sejak dari hari Minggu (21/02/2021), kemudian dirinya mengajak warga lainnya yang juga tetangga kebun korban.

“Sekitar Pukul 10.00 WIB tadi, saya bersama Steven dan Japri mendatangi Kebun Pak Thalib. Kami ketemu beliau sudah telentang di bawah batang kopi dengan posisi masih membawa keranjang kopi. Setelah itu kami beritahukan kepada warga di desa,” bebernya.

Temuan mayat Abdul Muthalib dikebun tersebut dibenarkan Kapolsek Lebong Utara AKP Lunardi Naibaho. Dikatakan Naibaho, jenazah Abdul Muthalib ditemukan warga sekitar Pukul 10.00 WIB. Saksi melihat korban sudah telentang di bawah pohon kopi dengan posisi masih membawa keranjang kopi. Setelah dievakuasi, korban di bawa ke RSUD Lebong untuk di periksa.

“Dari hasil pemeriksan dari dokter RSUD Lebong ditemukan lebam dipunggung dan dibagian dekat kemaluan korban. Pada bagian tangan juga sudah kaku dan terdapat proses pembusukan di seluruh bagian tubuh korban. Jenazah sudah dibawah kerumah untuk dikebumikan,” pungkasnya. [Supriyadi]