PedomanBengkulu.com, Bengkulu – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Bengkulu menyerahkan dana Santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 Juta Kepada Ahli Waris Almh. Dr. Ir. Herlina, M.Si, Senin (1/3).

Santunan manfaat program JKM tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan BPJamsostek Bengkulu secara simbolis kepada Yupianti, M.Kom selaku perwakilan dari kepegawaian Universitas Dehasen.

Kepala kantor cabang BPJamsostek Bengkulu M. Imam Saputra saat ditemui mengungkapkan bahwa penyerahan santunan tersebut sebagai upaya pelaksanaan dalam menyampaikan hak bagi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan atas manfaat Klaim Jaminan Kematian.

“Atas nama manajemen BPJS Ketenagakerjaan dan pribadi, kami menyampaikan turut berbelasungkawa atas wafatnya almarhumah, semoga keluarga yang ditinggalkan akan diberikan ketabahan dan kekuatan dan kiranya santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diserahkan ini akan memberi manfaat bagi keluarga yang ditinggalkanya,” ungkap Imam Saputra.

Dijelaskannya juga, bahwa dengan penyerahan santunan ini, pihaknya ingin menegaskan kepada masyarakat, pekerja, terlebih para pelaku usaha, baik penerima upah maupun bukan penerima upah, bahwa sangat penting menjadi peserta BP Jamsostek. Sebab, dengan keikutsertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bisa memberikan perlindungan atas risiko-risiko yang terjadi dalam hubungan pekerjaan serta diharapkan dapat mensejahterakan seluruh pekerja dan keluarganya.

“BPJS Ketenagakerjaan selalu memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan yang terbaik bagi masyarakat Bengkulu khususnya agar setiap laporan atau klaim dari peserta dapat terlayani dengan baik dan cepat,” tegas Imam.

Dilain sisi, Kabag Umum dan perlengkapan Universitas Dehasen juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan santunan kematian kepada ahli waris Dekan Fakultas Pertanian ini.

”Kami atas nama manajemen mengucapkan terima kasih kepada BPJamsostek Bengkulu atas santunan yang diberikan serta kemudahan dalam pengurusan klaim sehingga ahli waris dapat menerima santunan tersebut,” ucapnya. [Kucir.06]