PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Kepala Dinas PMD Rejang Lebong Suradi Rifai, Selasa (9/3) menyampaikan anggaran Dana Desa yang diterima Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2021 dari Pemerintah Pusat untuk 122 desa sekitar Rp 114 miliar. Hingga saat ini baru empat desa yang telah mengajukan proses pencarian DD tersebut, dimana untuk pencarian tahap awal sebesar 40 persen dari total anggaran yang diterima desa.

“Peraturan Bupati tentang DD dan Alokasi Dana Desa sudah ditandatangani sehingga proses pemcarian telah bisa dilakukan. Untuk saat ini sudah ada 4 desa yang telah melakukan pengajuan pencairan yakni Desa Sumber Urip dan Desa Kali Padang Kecamatan Selupu Rejang, Kemudian Desa Air Lanang Kecamatan Curup Selatan dan Desa Air Apo Kecamatan Binduriang,” kata Suradi.

Ditambahkan Suradi, pengajuan pencarian yang diajukan empat desa ini juga meliputi Alokasi Dana Desa.

“Kita tengah melakukan proses verifikasi berkas yang diajukan oleh pihak desa ini, mudah-mudahan minggu depan selesai sehingga proses pengajuan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah telah bisa dilakukan,” sampai Suradi.

Suradi juga menyampaikan untuk tahun 2021 ini, penerima DD dan ADD tertinggi adalah Desa Lubuk Mumpo di Kecamatan Kota Padang sebesar Rp1.561.354.000, dan yang terendah diterima Desa Kayu Manis Kecamatan Sindang Kelingi sebesar Rp 663.809.000.

“Untuk ADD yang bersumber dari APBD Kabupaten Rejang Lebong 2021, Desa Lubuk Mumpo menerima sebesar Rp759.160.000, dan Desa Kayu Manis sebesar Rp364.793.900. Kami mengimbau agar pemerintah desa penerima DD dan ADD di Rejang Lebong yakni sebanyak 122 Desa agar segera mengajukan pencarian DD dan ADD untuk diproses sehingga nantinya bisa digunakan untuk keperluan penanganan COVID-19 terutama penyaluran BLT dan kegiatan pembangunan lainny,” pungkas Suradi. [Julkifli Sembiring]