PedomanBengkulu.com, Seluma – Upaya pelestarian seni tari khas Seluma, mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma. Salah satu langkanya adalah dengan menggelar pementasan seni tari, yang dilaksanakan di Gedung Daerah Serasan Seijoan pada sabtu (6/3/2021) malam.

Berbagai jenis tari ditampilkan, diantaranya adalah tari nelas, tari ulu, dan tari adat. Masing masing tari memiliki makna yang disampaikan, mulai dari petermuan sepasang pengantin, kelestarian satwa di Seluma, hingga penyambutan tamu.

Bupati Seluma, Erwin Octavian dalam sambutannya menyatakan, pementasan seni tari ini sebagai bentuk pelaksanaan program Seluma Berbudaya. Menurutnya Budaya merupakan salah satu elemen penting dalam jalannya pembangunan di Seluma.

“Ini merupakan program Seluma Berbudaya, untuk itu kami gelar acara ini dengan mengajak seluruh sanggar yang ada di Seluma, dan menampilkan karya seni tari,” jelasnya.

Erwin juga menyatakan akan menggunakan seni tari di Seluma, sebagai penampilan wajib pada saat dilaksanakan kegiatan besar. Sehingga siapapun yang hadir dalam acara dapat menyaksikan penampilan kesenian bumi Serasan Seijoan.

“Mulai hari ini kami sepekati, setiap kegiatan resmi di Pemkab Seluma, akan menggunakan tari adat Seluma sebagai pembukanya,” jelasnya. [IT2006]