PedomanBengkulu.com, Lebong – Dalam penyampaian pidato pertama Bupati Lebong Kopli Ansori dalam rapat paripurna DPRD Lebong, Senin (01/03/2021) siang. Kopli Ansori menggaungkan persatuan dengan tidak ada lagi sekat politik, karena Pilkada telah berakhir. Untuk itu, dalam moment tersebut, Kopli Ansori mengajak semua pihak agar bersatu untuk membangun Kabupaten Lebong. Tidak ada lagi fase perbedaan pandangan dan pilihan politik. Kemudian saling mendukung, untuk kemajuan Kabupaten Lebong.

“Pasca kami dilantik, sudah tidak ada lagi pendukung nomor 1, 2, 3 dan nomor 4. Marilah kita akhiri, dan kami berharap para peserta Pilkada kemaren yang belum mendapat kesempatan, mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Lebong,” sampai Kopli Ansori dalam rapat paripurna DPRD Lebong tersebut.

Kemudian Kopli Ansori juga menyampaikan, pihaknya menyadari bahwa suatu program pembangunan, tidak akan memenuhi seluruh keinginan dan kepuasan masyarakat. Oleh karenanya, pergantian pimpinan sebuah daerah harus mampu membawa perubahan baru di daerah itu sendiri. Hal demikian dapat dicapai, jika semua pihak mampu menghadirkan suasana persatuan, suasana saling menghormati, suasana saling menghargai, suasana membuat kita merasa sejuk, tenang, damai, bahagia dan sejahtera di Bumi Swarang Patang Stumang ini.

“Ini juga agar semua proses pelaksanaan pemerintahan, yang akan dilakukan secara umum, dapat berjalan dengan kondusif,” ucapnya.

Dalam masa kepemimpinan mereka periode 2021-2024, lanjut Kopli, dirinya bersama Wabup Lebong Fahrurrozi memiliki visi “Terwujudnya masyarakat Lebong yang bahagia dan sejahtera,”
Kemudian untuk mewujudkan visi tersebut, dituangkan dalam 5 misi Pemkab Lebong.

Pertama, Meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berbasis ekonomi kerakyatan. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang produktif dan berwawasan global. Ketiga, meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Kemudian yang keempat, meningkatkan ketersediaan kuantitas dan kualitas serta aksesibilitas infrastruktur wilayah. Selanjutnya yang kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Azas dalam kepemimpinan kami, adalah azas pencapaian terhadap visi dan misi diatas. Tentu kami membutuhkan sinergitas kepada FKPD, stackholder dan agen-agen pembangunan yang ada di Kabupaten Lebong. Khususnya kepada para pendiri kabupaten lebong atau Presidium pemekaran Kabupaten Lebong, kami berdua sangat mengharapkan bimbingan dan wejangannya agar cita-cita presidium, dapat kami wujudkan dalam pemerintahan kami,” sampainya.

Rapat paripurna DPRD Lebong itu sendiri dipimpin Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen didampingi Waka I Dedi Heryanto, Waka II Popi Ansa dan para anggota DPRD Lebong. Kemudian Gubernur Bengkulu diwakili Staf ahli Gubernur Oslita SH, dari FKPD seperti Kapolres, Dandim 0409 RL, Kajari, Ketua PN, ketua PA dan Kepala BPN. Hadir juga Ketua KPU Lebong, Ketua Bawaslu Lebong. Sekda Lebong beserta jajaran Pemkab Lebong dan para undangan lainnya.[Supriyadi]