PedomanBengkulu.com, Padeglang – Pengurus Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Pandeglang kunjungin Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pandeglang dalam rangka silaturahmi dan melaporkan dengan hadirnya Partai alternatif baru, yakni PRIMA di Kabupaten Pandeglang.

Ketua DPK PRIMA Pandeglang, Aldi Faturohman mengatakan bahwa di era tanpa batas atau era globalisasi saat ini, ketimpangan sosial dan ekonomi menjadi sebuah permasalah kompleks yang dapat berdampak negatif bagi masyarakat luas.

“Hal ini pun akan menyebabkan tingkat kemakmuran rakyat akan sangat rendah. Dengan hadirnya PRIMA didalam percaturan politik yang permasalahannya semakin tumbuh subur diharapkan bisa membawa perubahan bagi kemakmuran rakyat,” ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Sebagai salah satu pilar demokrasi, kata Aldi, partai politik mempunyai peran dan fungsi yang sangat penting, sebagai jembatan atau penyalur aspirasi rakyat ke dalam proses pembuatan kebijakan di tingkat pemerintah.

“Wujud dari penyaluran aspirasi tersebut dilaksanakan melalui proses elektoral dimana partai politik mengisi jabatan-jabatan publik di pemerintahan dan lembaga perwakilan,” katanya.

Ia menjelaskan, kenyataan yang terjadi saat ini demokrasi selalu horizontal di atas dan tidak vertikal ke bawah. Hanya para elit politik yang bisa bermanuver dan demokrasi, sementara rakyat hanya dilibatkan pada saat pemilu saja.

“Keterlibatan dan kontribusi masyarakat terlebih anak muda dalam politik sangat kurang, padahal pada hakikatnya rakyat dan kaum muda adalah tulang punggung dalam sebuah demokrasi,” ucapnya.

Selain itu, aktualisasi peran kaum muda dalam konteks dinamika sosial politik senyatanya menunjukan indikasi yang optimis. Kaum muda hari ini memiliki kesadaran kritis dan kepedulian terhadap politik.

“Dengan didominasinya PRIMA oleh kaum muda yang sadar dan peduli akan politik, diyakin bahwasanya PRIMA bisa membuat suatu perubahan untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Aldi menuturkan, PRIMA menjadi rumah besar bagi semua elemen masyarakat yang merindukan perubahan, dengan mengusung tema kebangsaan, kerakyatan dan keummatan, PRIMA pasti akan sangat mudah diterima oleh masyarakat Pandeglang.

“Kita optimis bisa meloloskan PRIMA menjadi kontestan pemilu di 2024, dengan semangat dan kerja kolektif para pengurus, saya yakin bahwasanya bisa membangun 35 struktur di kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Sementara, Kepala Sub Bidang Fasilitas Organisasi Politik, Asep Fatilah pun mengapresiasi dengan kehadiran PRIMA di Kabupaten Pandeglang.

“Saya sangat mendukung kehadiran PRIMA di Pandeglang, disamping akan menambah warna baru dalam perpolitikan Pandeglang, PRIMA juga dirasa akan membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat, karena peran aktif dari kaum muda sangat masif dalam PRIMA,” tukasnya. (*)