Salah satu pohon yang dipasangi batik kain besurek di Jalan A Yani Kelurahan Belakang PondokBENGKULU, PB – Gelagat kemeriahan peringatan Hari Batik Besurek yang ditetapkan tanggal 18 November mulai tampak. Saat ini, batik khas Bengkulu yang bermotif kaligrafi Arab ini mulai menghiasi wajah Kota Bengkulu.

(Baca juga: Dicanangkan Walikota, Hari Batik Besurek Ditargetkan Mengindonesia)

Sebagaimana yang terlihat disepanjang Jalan A Yani Kelurahan Belakang Pondok. Batik besurek terpasang melingkari badan pepohonan besar disepanjang jalan. Batik yang juga identik dengan motif bunga rafflesia ini juga tampak melilit disejumlah tiang papan reklame seperti yang terdapat di Kelurahan Penurunan.

Ketua Panitia Hari Batik Kain Besurek, Toni Elfian, mengungkapkan, pemasangan kain batik besurek di sejumlah pohon dan papan reklame adalah untuk menyemarakkan karnaval yang akan digelar pada Rabu, 18 November 2015 mendatang.

“Pemasangan kain besurek ini kita lakukan bertahap. Targetnya diseluruh jalan protokol ada yang terpasang. Panitia memasangnya disekitar kawasan jantung kota seperti Jalan Soeprapto dan Padang Jati. Sisanya kita mengimbau kepada masyarakat untuk memasang,” kata Tony kepada Pedoman Bengkulu, Sabtu (14/11/2015).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bengkulu ini mengungkapkan, peringatan Hari Batik Besurek merupakan momentum kebangkitan industri kreatif di Kota Bengkulu. (Baca juga: Walikota Imbau Warga Kota Gunakan Kain Batik Besurek)

“Sudah banyak tukang jahit yang mengaku kewalahan melayani pemesanan baju dengan motif besurek,” ungkap Tony.

Pada perhelatan yang digelar bersama Event Organizer ternama Rakyat Bengkulu Televisi (RBTV) ini, panitia telah menyediakan sejumlah doorprize kepada para peserta yang mengikuti Karnaval Batik Kain Besurek. Diantaranya uang tunai dan sejumlah barang-barang menarik.

“Kami masih membuka kesempatan kepada segenap masyarakat maupun perusahaan yang ingin menyumbang hadiah. Kalau perusahaan yang menyumbang, kami akan mempromosikan usahanya secara gratis,” sampai Tony. [RN]