Dinkes Kota Gencar Lakukan Fogging

12313569_1489735731336260_5114756909944514816_n
Kepala Dinas Kesehatan Kota bengkulu, Herman Antoni saat merayakan HUT HTN Ke-51. (Sumber foto; Humas Kota)

BENGKULU, PB – Sejak bulan Oktober lalu hujan sudah mulai sering mengguyur Kota Bengkulu. Namun, ada hal yang mesti diwaspadai oleh masyarakat, yakni penyakit malaria dan demam berdarah. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Herwan Antoni.

(Baca juga: Di HUT HTN ke 51, Pelajar Ajak Jauhi Rokok)

“Di musim hujan, penyakit yang disebabkan faktor iklim dan lingkungan seperti demam berdarah, ispa dan malaria, sering terjadi di Kota Bengkulu,” katanya kepada Pedoman Bengkulu, Sabtu (28/11).

Untuk mencegah penyakit tersebut, pihak Dinas Kesehatan Kota Bengkulu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan lingkungan di sekitar tempat tinggal agar tetap bersih, dan jangan lupa untuk melaksanakan gerakan 3M Plus agar penyebaran bibit penyakit bisa dihindari.

“Kita terus upayakan masyarakat untuk membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, kemudian laksanakanlah gerakan 3M Plus, bersihkan dan kuburkan sampah-sampah yang mengundang berkembang biaknya jentik nyamuk, serta hindari sumber-sumber tergenangnya air,” jelas Antoni saat menghadiri acara HUT HTN ke-51.

Selain menghimbau, pihak Dinkes Kota juga menggalakkan fogging (penyemprotan) dibeberapa titik yang memang rentan terkembangnya nyamuk demam berdarah dan malaria. “Kita tetap melakukan fogging, khususnya di daerah-daerah dimana kasus-kasus DBD positif terjadi,” tutup Herwan. [MS]

herman antoni 12319578_1529883320666915_1906540041_ddddd