Penjabat Gubernur Bengkulu usai memantau persiapan perhitungan suara di KPU Kota BengkuluTunggu Keputusan Pleno KPU Provinsi

BENGKULU, PB- Penjabat Gubernur Bengkulu, Suhajar Diantoro meminta kepada kedua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti – Rohidin Mersyah dan Sultan B Najamudin – Mujiono, hendaknya dapat menahan diri dan tidak saling klaim hasil perolehan suara apalagi sampai menyatakan kemenangan.

Baca juga: Pemenang Pilkada Hormati yang Kalah

“Saya minta kedua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Bengkulu, harus dapat menghormati tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang sedang berjalan,” kata Suhajar kepada Pedoman Bengkulu, Minggu (13/12).

Hal itu, untuk dapat memastikan suasana di masyarakat pasca diselenggarakannya Pilkada serentak dapat selalu kondusif dan tidak memicu konflik horizontal meskipu hasil survei dan real count KPU dipublikasi.

“Jangan sampai kemudian dapat menimbulkan dikotomi di tengah masyarakat, sehingga dapat membagi masyarakat menjadi 2 kubu dan memunculkan isu-isu yang bisa memicu konflik horizontal,” katanya.

Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu terus berupaya menuntaskan rekapitulasi suara Form C1 dan mempersiapkan pleno sehingga bisa ditetapkan secara resmi pemenangnya oleh KPU Provinsi Bengkulu.

“Pleno di tingkat kecamatan sudah hampir selesai semua, saat ini tinggal menunggu pleno di tingkat KPU, kita harus hormati ini,” ujarnya.

Kemudian setelah dilakukan penetapan resmi nantinya, pasangan calon baik yang menang ataupun kalah diharapkan dapat menerima hasilnya dengan lapang dada.

Meskipun Suhajar yakin hingga akhir tahapan pilkada nanti diselesaikan suasana di Provinsi Bengkulu bisa tetap kondusif. “Kita harus yakin, semuanya bisa berjalan baik, harus berpikir positif, bahwa memang kita sudah dewasa dalam berpolitik, mudah-mudahan tidak ada kendala yang berarti,” tutupnya. [MS]