MarjonBENGKULU, PB – Hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, menggantung. Meski seluruh anggota Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu tampak menggelar rapat di ruangan Asisten II Setda Kota, Jum’at (8/1/2016), namun belum ada keputusan resmi yang bisa diambil oleh Pemerintah Kota terhadap hasil lelang jabatan tersebut.

Baca juga: Demi Rakyat, Hasil Lelang Jabatan Harus Segera Dilantik dan Hasil Lelang Jabatan Belum Bisa Dilantik

“Mengenai hal ini saya belum bisa berkomentar. Kita lihat saja nanti,” kata Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu, Marjon.

Diketahui, pada tanggal 23 Desember 2015 silam, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyurati Wali Kota Bengkulu atas permasalahan yang timbul dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Diantaranya agar Walikota Bengkulu menangguhkan pelantikan hasil lelang jabatan.

Penangguhan tersebut karena didasarkan adanya laporan mengenai keterlibatan anggota partai politik dalam Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Selain itu, KASN juga menerima laporan tentang pengembalian tiga Jabatan Pimpinan Tinggi kepada jabatan sebelumnya karena pemberhentiannya tidak sesuai dengan prosedur sesuai dengan ketentuan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Surat KASN itu ditandatangani langsung oleh Ketua KASN, Sofian Effendi. Surat itu ditembusi kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Gubernur Bengkulu serta Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bengkulu, M Husni, juga enggan berkomentar mengenai hal ini. Saat diwawancarai, Husni menyatakan bahwa ia tak memiliki kewenangan untuk menjelaskan perkara ini.

“Silahkan langsung ke Bagian Humas Setda Kota. Saya belum bisa komentar sekarang,” ujar Husni, singkat.

Sayangnya, Kabag Humas Setda Kota, Salahuddin Yahya, belum bisa dikonfirmasi. Ditemui di tempatnya bekerja, Salahuddin tidak berada ditempat. Sementara telepon selular yang biasa ia gunakan dalam keadaan tidak aktif. [RN]