kampung-digitalJAKARTA, PB – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui Divisi Business Service (DBS) akan memperbanyak Kampung UKM Digital di luar Pulau Jawa, di tahun 2016 ini. Salah satu daerah yang masuk dalam program ini adalah Provinsi Bengkulu.

“Potensinya masih sangat besar. Kami meyakini target 300 Kampung UKM Digital di tahun 2016 dapat tercapai dengan memaksimalkan peran 58 kantor Wilayah Telekomunikasi yang ada,” demikian disampaikan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin, Kamis (7/1/2016)

Adapun beberapa lokasi Kampung UKM Digital yang akan dibangun di tahun ini antara lain Sentra Tenun Wajo – Sengkang Sulawesi Selatan, Kampung Pengrajin Gendang-Kediri, Kampung UKM Batik Probolinggo, Kampung Peternakan Puyuh – Sukabumi,  Kampung UKM Jeruk Kalamansi-Bengkulu dan Kampung Kerajinan Kulit-Magetan.

“Kampung UKM Digital  dilansir Telkom sejak Juni 2015 untuk melengkapi gerakan pengembangan UKM yang telah dicanangkan seperti roadshow BAGUS Indonesia, Sentra UKM, Kampung Nelayan Digital,” jelasnya.

Upaya mewujudkan 300 Kampung UKM tersebut, lanjutnya, juga merupakan bagian dari program 3 Juta UKM Goes Digital pada tahun 2016 ini.

“Kita harus tetapkan target tinggi dan konsisten mengejarnya kalau mau sukses. Telkom kalau mengerjakan sesuatu harus berdampak luas dan sistemik,” tambahnya.

Kehadiran Kampung UKM Digital bermakna bagi masyarakat dan negara Indonesia. Terlebih dalam memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN.

“Kami turut mendukung UKM Indonesia untuk memenangi segala peluang yang ada di pasar ASEAN. Khusus untuk MEA ini, kami luncurkan tagar khusus sebagai kampanye utama, #UKMIndonesiaWinningMEA,” tegasnya.

Untuk diketahui, Telkom telah berhasil menyiapkan 60 Kampung UKM Digital di seluruh Indonesia pada 2015 lalu. Di tahun tersebut, Kampung UKM Digital paling banyak di Pulau Jawa yakni sekitar 58% dari total yang ada. Berikutnya, Sumatera sekitar 27%, Kalimantan 8%, Balinusra 6%, dan Sulawesi 1% kampung UKM Digital.

Program Kampung UKM Digital tersebut merupakan pionir dalam program pengembangan UKM berbasis teritory dan komunitas. Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sempat memberikan penghargaaan Adibakti Mina Bahari (AMB) untuk kampung digital di Kampar-Riau.

Keberhasilan Telkom lainnya adalah Kampung UKM Digital Keranggan Tangerang Selatan sempat dikunjungi sebuah Lembaga Pemerintah dari Korea Selatan sebagai benchmark. [IC]