1462070_1043336155731905_173505572_n 12721765_1043336569065197_1144590795_n 12736256_1043336195731901_1575017583_n

BENGKULU SELATAN, PB – Polres Bengkulu Selatan terus bekerja keras memburu komplotan Narkoba di Bengkulu Selatan. Terbukti dalam kurun waktu kurang dari dua bulan satuan Narkoba Polres Bengkulu Selatan berhasil menangkap sembilan orang pemakai dan pengedar Narkoba.

Terbaru, Sat Narkoba berhasil menangkap satu orang DPO pengedar Narkoba, yakni Iwan Rusi bin Abas (37) Warga Bengkenang Desa Tanjung Besar Kecamatan Manna, Bengkulu Selatan.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Napitupulu Yogi Yusuf melalui Kasat Narkoba IPTU Akhmad Khairuman mengatakan bahwa pelaku berhasil ditangkap di rumah kerabatnya di Jl. Hibrida 8 Kelurahan Sido Mulyo Kota Bengkulu sekira pukul 21.00 WIB.

Dalam kronologi penangkapan itu terjadi ketika hendak digrebek pelaku berusaha melarikan diri dengan cara terjun dari rumah dengan ketinggian sekitar lima meter. Akibatnya kedua kaki pelaku patah dan tidak berhasil melarikan diri. Pelaku sudah sering digrebek namun selalu berhasil kabur.

“Pas malam tahun baru kami grebek ke rumahnya, pelaku berhasil melarikan diri ke rawa dan sem-semak. Terus pada Februari kita kejar pelaku ke lokasi perkebunan di Seginim, lagi-lagi pelaku berhasil kabur. Nah terakhir tadi malam (17/2/2106) akhirnya pelaku berhasil kita tangkap,” papar Khairuman.

Sambungnya, pelaku merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) Polres Bengkulu Selatan sejak tahun 2014 dengan Nomor DPO/03/XI/2014 atas perkara pengedar Narkoba jenis Ganja.

Kronoligisnya Pada 13 November 2014 lalu, dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh Polres Bengkulu Selatan pernah melakukan penggrebekan di rumah IR di Desa Tanjung Besar. Pada saat penggrebekan itu pelaku berhasil melarikan diri. Namun di rumahnya ditemukan satu paket ganja kering seberar 2,16 Gram.

“Pada tahun 2014 lalu, saat digebek pelaku sedang beres-beres mengemas ganja di dalam baskom. Ini BB baskomnya,” tukas Khairuman sambil menunjukkan BBnya. (Apdian Utama)