20160223_112641-1BENGKULU, PB – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Bengkulu tengah menyiapkan acara Talk Show (gelar wicara) untuk membahas arah kebijakan pendidikan Pemerintahan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah. Pasalnya, isu pendidikan menjadi isu utama kedua pemimpin daerah itu saat berkampanye sebelumnya.

Baca juga: SMKN 1 Kota Bengkulu Gelar Pelatihan UNP

Dalam acara debat publik, Ridwan Mukti menyampaikan perlunya pembentukan satgas pendidikan (Baca juga: Ridwan Bikin Satgas dan Didebat Kandidat, RM Tekankan Pendidikan). Sementara itu, Rohidin Mersyah juga menyampaikan pentingnya pembangunan sektor pendidikan keluarga khususnya di desa-desa.

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Kota Bengkulu Evriza mengatakan diacara talk show nanti, baik pihak sekolah, guru dan siswa bisa berdialog langsung mengenai masalah kebijakan pendidikan gubernur baru. “Diharapkan berdiskusi langsung dengan Kasubdik yang bersangkutan,” katanya baru-baru ini.

Di acara tersebut juga akan membahas tentang program pengembangan sekolah kejuruan kedepannya. Sambungnya, terlebih lagi sekolah kejuruan menjadi rujukan sebab 75% lulusannya dapat diterima di dunia usaha/bisnis. Karena itu, kalangan dunia usaha juga akan diundang sebagai narasumber diacara talk show tersebut.

“Karena harapan kita kedepan tamatan SMK akan ada dunia yang menampungnya,” harapnya.

Ia mengakui bahwa kegiatan talk show ini telah matang. Untuk peserta talk show dikhusukan kepada murid Kelas XI dan Kelas XII SMKN 1 Kota Bengkulu.

Acara tersebut direncanakan berlangsung tanggal 26 Februari 2016, mulai dari pukul 8.00 WIB sampai pukul 4.00 WIB, dengan acara pembukaan, peresmian gedung. Kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan acara pelepasan siswa Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Dalam acara talk show nanti juga mengundang Kepala Sekolah SMK Se-Propinsi Bengkulu, Jajaran Muspida, Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu, Direktur SMKN 1, Kasubid Lembaga Sarana dan Kelembagaan Jakarta, Kasubdik Kurikulum, Satdimen Kementrian dan Wali Kota Bengkulu. [Yayuk Intan]