IST - Peserta Ujian Nasional saat tengah mengerjakan soal ujian berbasis komputer 2BENGKULU SELATAN, PB – Di Provinsi Bengkulu ada 15 Sekolah yang dijadikan percontohan atau Pilot Project pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau UN Online. Karena UN Online baru dilaksanakan untuk pertama kalinya, sehingga masih didapati berbagai kendala. Diantaranya kekurangan komputer. Seperti halnya terjadi di SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan.

Baca juga: Bengkulu Siap Gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer dan Besok, SMKN 1 Kota Bengkulu Gelar Pelatihan UNP

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan Herdi Agustiara melalui Wakil kepala Bidang Kurikulum Herawati mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut, terpaksa pihak sekolah meminjam laptop milik siswa dan gurunya. Sebab, sekolah ini hanya memiliki 62 unit komputer. Sedangkan jumlah komputer yang dibutuhkan minimal 84 unit.

“Kekurangannya itu kita pinjam dari guru dan siswa disini,” terang Herawati.

 

Secara teknis, lanjutnya, saat ini SMA Negeri 2 sudah siap untuk melakukan Ujian Nasional Online. Secara fasilitas, komputer, server, komputer thien cliet, aplikasi dan jaringan semuahnya sudah siap. Hal tersebut terbukti dengan pernah dilakukannya uji coba (Try Out) terhadap siswa.

Untuk melatih 250 orang siswa yang akan mengahadapi UN Online, SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan sudah melakukan try out sebanyak dua kali. Yang pertama dilaksanakan pada Desember 2015 dan yang kedua dilaksanakan pada Januari 2016 lalu.

Insya Allah Senin besok (15/2/2016) kami akan adakan try out yang ketiga. Kali ini memang sudah terjadwal secara nasional. Try out pertama dan kedua kemarin itu diadakan pihak sekolah, kalau yang ketiga besok itu simulasi secara nasional. Artinya, secara persiapan kita sudah clear,” tandasnya.

Terpisah, Kepala SMK Negeri 1 Bengkulu Selatan, Lasman, mengaku bahwa Sekolah yang dia pimpin saat ini  tidak mengalami kendala untuk melaksanakan UNBK. Meskipun ia mengaku, SMKN 1 ini belum melakukan try out. Di SMKN 1 peserta UNBK pada tahun ini berjumlah 202 orang.

“Tidak ada masalah lagi. Sinkronisasi data dan jaringan sudah. Operator, guru dan teknisi juga pernah mencoba. Tapi kalau siswanya memang belum diujicobakan. Teekait dengan try out, kita sedang merancang. Jadwal simulasi UNBK secara nasional itu dari tanggal 15 sampai 29 Februari ini. Sedangkan waktunya sepenuhnya diserahkan ke sekolah,” tukas Lasman.

Untuk diketahui, di Bengkulu Selatan ada lima sekolah yang menjadi sekolah percontohan UNBK. Kelimanya adalah SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 7, SMK Negeri 1 dan SMP Negeri 1. [Apdian Utama]