13040992_802144616585899_8873991030449327469_oREJANG LEBONG, PB – Pertanyakan Honor yang belum dibayar oleh Management RSUD Curup, 314 Honorer yang mengabdi di RSUD Curup, senin pagi (18/04) berbondong – bondong mendatangi ruang kerja Direktur RSUD Curup. Ini menyusul Honor kerja selama 3 bulan terakhir yang belum juga dibayarkan.

“Sebelum kami dirumahkan, kami minta agar honor kami dibayarkan terlebih dahulu,” ujar Nazarudin, Honorer satpam di RSUD Curup kepada pedomanbengkulu.com usai melakukan hearing dengan management RSUD Curup.

Selain itu, Honorer juga meminta agar saat pemberhentian, Honorer juga mendapatkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian seperti saat pengangkatan. Sehingga jelas memiliki status pekerjaan.

“Penundaan pembayaran ini selalu saja terjadi setiap tahun. Nilainya tidak besar, setiap bulan honorer hanya menerima Rp. 300 ribu,” ujar Nazarudin.

Sementara itu, Direktur RSUD Curup, Tanjilul Azhar SKM menjelaskan, jumlah total honor yang belum dibayarkan berkisar Rp. 314 juta. Honor bulan januari hingga maret 2016.

“Saya belum bisa memastikan pembayaran tersebut. Sebab, Honor mereka di bayar oleh Pemerintah Daerah Rejang Lebong. Kami hanya mengusulkan saja. Kalau yang dari RSUD Curup hanya memberikan intensif saja dan sudah kami siapkan hanya tinggal dibayarkan saja,” ujar Tanjilul. [Ifan Salianto]