Pencarian Korban Terseret Arus SungaiSeorang kakek bernama Ahmad Dahlan (80) yanh menghilang di aliran Sungai Nokan Desa Taba Tembilang, Senin (18/4/2016) sore, ditemukan meninggal dunia.

Baca juga: Kakek Menghilang di Aliran Sungai Air Nokan.

“Lokasi jenazah yang ditemukan sejauh 7 Km dari tempat kejadian perkara, sekitar jam 01.30 WIB,” kata Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Husni, Selasa (19/4/2016).

Sebagaimana diketahui, Ahmad Dahlan keluar dari rumahnya sekira pukul 11.00 WIB untuk mencari pancang kayu. Tak seperti biasanya kakek ini tak kunjung pulang pada pukul 4 sore.

Ia menjelaskan, Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Utara Ari Septian Adinata bersama rombangan Polres Bengkulu Utara telah turun ke lokasi. Tepatnya, Wabup meninjau bersama ratusan warga dan memadati Jembatan Desa Taba Tembilang.

“Sejumlah warga di desa-desa tetangga seperti Desa Karangan Anyar I dan Desa Gunung Agung ikut menyisir sungai untuk mencari kakek Ahmad. Hingga saat ini, kakek Ahmad belum ditemukan,” ujarnya sembari ikut menyusuri aliran Sungai Air Nokan.

Sebelumnya, pihak keluarga dan sanak kerabat kakek Ahmad sudah mencoba untuk mencarinya ke kebun milik mereka. Namun Rodi mengatakan, pihak keluarga dan sanak kerabat kakek yang tinggal di Desa Taba Tembilang tak menemukan tanda-tanda apapun.

“Dugaan kami sejak kemarin, saat melihat kayu pancang yang biasa dibawa kakek Ahmad tinggal dipinggir Sungai Air Nokan. Makanya dugaan kakek terbawa arus air bah hujan di gunung benar terjadi, kami keluarga mengucapkan belasungkawa, semoga amal baik almarhum diterima di sisi-Nya. Innalillahi Wainnailahi Rojiun,” tutup Rodi. [Doni Morsi] [IC]