12966438_1078622932203227_217383148_n 12966838_1078623032203217_1484388962_n

BENGKULU SELATAN, PB – Sesuai dengan program Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, seluruh pejabat di Lingkungan pemerintah daerah Bengkulu Selatan wajib mengikuti tes urine untuk mengetahui apakah ada pejabat yang positif menggunakan Narkoba atau tidak. Untuk itu, hari ini secara mendadak Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Bengkulu Selatan melakukan tes urine terhadap 47 orang pejabat eselon III dan eselon II. Hasilnya, dari 47 pejabat yang dites urine itu, tiga orang diantaranya dinyatakan positif.

Baca juga: Seluruh PNS Bengkulu Selatan Akan Tes Urine dan  7 Pejabat Pemprov Belum Tes Urine serta Rohidin Dukung Pejabat Wajib Tes Narkoba

Meski demikian, perlu pengujian lebih lanjut, sebab ketiga pejabat tersebut belum bisa dipastikan benar-benar positif menggunakan Narkoba atau tidak, karena bisa jadi ada kandungan lain pada saat dilakukan tes urine. Misalnya saja karena mengkonsumsi obat.

Untuk itu, menurut Kepala BNN Bengkulu Selatan AKBP Al Imron, terhadap ketiga pejabat itu akan dilakukan pendalaman lagi dengan melakukan assesmen medis.

“Yang tiga tadi masih butuh pendalaman lagi. Kita akan lakukan assesmen medis. Setelah itu, baru kita ketahui apakah positif mengandung Narkoba, atau karena mengkonsumsi obata-obatan, seperti yang kita dengar tadi, ada yang mengaku mengkonsumsi obat darah tinggi, obat diabetes, dan lainnya,” tegas Al Imron ditemui setelah melakukan tes urine.

Sementara itu Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Manhmud mengatakan, jika memang setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh BNN, ketiga pejabat tersebut dinyatakan positif, maka pejabat tersebut akan dilakukan evaluasi.

“Kalau memang positif mengkonsumsi Narkoba akan kita evaluasi. Sedangkan proses selanjutnya akan kita serahkan kepada yang berwenang. Tes urine ini akan kita lakukan secara ruitn, setiap enam bulan sekali,” kata Dirwan.

Selain diikuti oleh pejabat eselon III dan II, tes urine yangg bertempat di Kantor Bupati itu juga diikuti langsung oleh Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, Wakil Bupati Gusnan Mulyadi, dan Sekda Rudi Zahrial. Namun ketiganya dinyatakan negatif. (Apdian Utama)