Anggota Satpol PP menunjukkan ID Card Tamu
Anggota Satpol PP menunjukkan ID Card Tamu

BENGKULU SELATAN, PB – Pasca penggeledahan ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan membuat aturan khusus untuk tamu di lingkungan kantor Bupati. Aturan itu dituangkan dalam sebuah Standar Operasional Prosedur (SOP).

Diantaranya aturan yang terdapat dalam SOP tersebut, setiap tamu yang datang wajib menggunakan ID Card atau kartu pengenal tamu. Sebagaimana diungkapkan oleh Kabag Humas Setda Bengkulu Selatan Yulius Saisar.

“Setiap tamu yang datang ke kantor Bupati diberikan pelayanan khusus. Setiap tamu yang datang harus mengisi buku tamu dan menuliskan keperluannya. Di samping itu, setiap tamu wajib memakai kartu pengenal tamu atau ID Card. Setiap tamu akan diberikan kartu pengenal tamu,” papar Yulius.

Di samping itu, setiap harinya ada Satpol PP yang piket melaksanakan pengamanan di kantor Bupati yang berjumlah enam orang. Petugas Satpol PP itulah yang akan mengarahkan tamu yang mempunyai keperluan dinas yang bisa menghadap Bupati, Wakil Bupati ataupun Sekda.

Dalam SOP itu juga dimuat, bahwa hanya orang-orag yang mempunyai keperluan penting dan sangat penting saja yang dipersilahkan menghadap Bupati. Sedangkan yang kurang penting akan diarahkan oleh petugas protokol untuk menghadap Wakil Bupati, Sekda ataupun disesuaikan dengan keperluannya.

Setiap tamu yang masuk ke ruang Bupati, Wakil Bupati dan Sekda maksimal 3 orang, terkecuali atas permintaan yang bersangkutan dan keperluan tertentu. Dan waktu bertamu maksimal 10 menit, kecuali ada undangan rapat di ruang Bupati, Wabup ataupun Sekda.

Selain itu, dalam poin ke 14 SOP itu juga dimuat, bahwa setiap tamu Bupati, Wabup dan Sekda agar menitipkan Handphone (HP) dan tas dengan ajudan atau petugas. (Apdian Utama)