100_1687BENGKULU, PB – Besarnya antusias untuk mahasiswa menghasilkan karya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat tampak dari kehadiran ratusan mahasiswa diacara Seminar Nasional bertema Optimasi peran Pemuda dan Peningkatan Kamajuan IPTEK.

Kegiatan seminar tersebut diisi langsung oleh Ketua Umum Masyarakat Ilmuan Teknologi Indonesia (MITI) yang mengisi materi seminar teknologi Dr Warsito Purwo Taruno. Ia mengaperasiasi minat mahasiswa Universitas Bengkulu untuk berinovasi dan mengembangkan riset.

“Target dan upaya kedepan, Universitas Bengkulu kita arahkan dapat mendorong mahasiswanya melakukan kegiatan riset dan pengembangan agar lebih aktif lagi. Jika konsisten akan sangat mungkin menghasilkan penemuan baik mahasiswa maupun dosennya. Penemuan yang dihasilkan bisa dikembangkan di seluruh indonesia,” katanya.

Dia mencontohkan penemuan helm sebagai alat pendeteksi otak manusia dan rompi untuk terapi kanker. “Untuk alat yang menjadi hasil karya pada kesempatan ini kebetulan tidak dibawah,” ungkapnya baru-baru ini.

Penyakit kanker di dunia sedang mengalami perubahan cara pandang, cara pendekatan. Perang terhadap kanker sudah dicanangkan lebih dari 50 tahun dan belum menghasilkan sesuatu yang sangat memuaskan. Tingkat kematian masih sangat tinggi mencapai 70% setiap tahunnya. Dunia mulai melihat bagaimana cara pendekatan yang berbeda dan kalau melihat apa yang kita kembangkan sangat menjanjikan.

“Kita usahakan untuk bisa dimanfaatkan secara lebih luas buat masyarakat di Indonesia dan diseluruh dunia. Untuk di Bengkulu, sudah ada beberapa yang memanfaatkan, sudah cukup banyak. Karenanya yang diharapkan, mahasiswa dari Unib khususnya dan mahasiswa Sumbangsel agar bisa memberikan kontribusi yang lebih real kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan sumberdaya alam maupaun manusia dari Bengkulu,” terang Warsito.

Dikesempatan yang sama, Panitia Acara Dwi Handika mengatakan kegiatan pihaknya sengaja mengundang Ketua Umum MITI. Kita menyadari bahwa bangsa Indonesia masih tertinggal dalam pengembangan riset dan teknologi yang sangat berperan penting dimasa depan.

“Selain seminar teknologi ada juga seminar beasiswa luar negeri,” ungkap Handika.

Dalam kegiatan Temu Wilayah MITI Klaster Mahasiswa 2016 Se-Sumatra Bagian Selatan (Sumbangsel) tersebut, dihadiri juga oleh mahasiswaa Se-Provinsi Bengkulu, mahasiswa Sumbangsel, UIN Raden Fattah Palembang, Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, IAIN Raden Intan Lampung dan Universitas Jambi. [Zefpron]

100_1684 100_1669