gepeng1SatPol PP Tutup Mata

REJANG LEONG, PB – Fenomena aksi meminta-minta tahunan kembali terjadi, puluhan gepeng, pengemis hingga anak jalan menjamur di sejumlah titik pusat keramaian di Kota Curup, ibukota Kabupaten Rejang Lebong. Uniknya, kondisi ini justru terkesan dibiarkan oleh aparat terkait mesti dinilai telah meresahkan warga.

Lihat jugaJuni, Rumah Singgah untuk Gepeng Bengkulu Diresmikan dan Dinas Sosial Amankan 13 Gepeng

“Lihat saja pak, pengemisnya semakin banyak di lampu merah jalan merdeka dan pasar-pasar. Kok tidak ditertibkan seperti tahun lalu,” ujar Beni (34), pengendara jalan.

Dikonfirmasi, Kepala Satuan Polisi pamong Praja (satpol PP) Rejang Lebong, Edy Robinson mengaku tidak melakukan pembiaran. Hanya saja, pihaknya telah ‘lelah’ melakukan penertiban.

“Penindakan yang ha nya bisa kita lakukan hanya sebatas mengamankan, pendataan lalu dipulangkan. Keesokan harinya, mereka mulai lagi mengemis dan berada di jalanan,” ujar Edy.

Untuk itu, Edy menilai sebagai solusi terbaik untuk mengurangi jumlah gepeng dan pengemis adalah dari kesadaran warga itu sendiri. Yaitu dengan tidak memberikan sumbangan kepada mereka.

“Jika mereka mengemis dan meminta-minta tidak mengahsilkan, maka mereka akan jera sendiri dan pindah ke daerah lain,” ujar Edy. (Ifan)