unnamedBENGKULU SELATAN, PB – Setiap anak mempunyai potensi dan bakat. Sehingga, setiap orang tua harus mampu dan membantu menemukan dan menumbuhkan bakat dan potensi yang dimilikinya. Dalam membantu dan menemukan bakat dan potensi anak, maka setiap orang tua harus fokus pada kekuatan (strength) dan kelebihan anak, bukan mempermasalahkan kelemahannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud pada acara Hari Anak Nasional tahun 2016, yang digelar di pendodpo Balai Sekundang, Senin (8/8/16).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, meskipun orang tua bukanlah penentu masa depan anak-anak, tetapi orang tua berperan untuk membantu  agar potensi-potensi yang dititipkan Tuhan kepada anak itu bisa ditemukan dan tumbuh berkembang.

“Menumbuhkan bakat adalah usaha orang tua untuk mengasah kekuatan anak. Ibaratnya mengembangkan anak itu adalah membangun bukit, bukan menutupi jurang. Kalau seorang anak bakatnya di bidang akademik ya harus dikembangkan, begitu juga misalnya di bidang olahraga, seni atau bakat-bakat lainnya. Kalau misalkan seorang anak lemah di pelajaran matematika, tapi mempunyai bakat yang luar biasa di bidang Bahasa Inggris. Jangan terus dipermasalahkan lemah matematikanya, tapi teruslah di asah kemampuan Bahasa Inggrisnya, begitulah kira-kira,” terang Bupati.

Sambung Bupati, upaya penggalian potensi anak bisa dilakukan melalui banyak cara. Salah satunya melalui perlombaan. Seperti halnya berbagai perlombaan yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkulu Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional. Seperti lomba mewarnai untuk tingkat PAUD/TK, lomba cipta dan baca puisi untuk tingkat SD, lomba poster untuk tingkat SMP dan lomba pidato untuk tingkat pelajar SMA dengan tema Hak anak, kekerasan terhadap anak, penyalahgunaan Narkoba dan perilaku seks bebas remaja.

Sedangkan tema peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Bengkulu Selatan yang jatuh pada 23 Juli 2016 adalah “Mari Kita Akhiri Kekerasan Terhadap Anak”. (Apdian Utama)