HijaziREJANG LEBONG, PB – Memasuki akhir tahun anggaran 2016, realisasi pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Rejang Lewbong diketahui baru mencapai 64 Persen atau senilai Rp 48,325,895,491,14 dari target sebesar Rp 70.618.554.227.00. Kondisi ini dinilai akan terus berlangusng hingga tutup tahun anggaran mendatang.

Kepala Dinas Pendapatan Daearah (Dispenda) Rejang Lebong, Abdul Ghafur memperkirakan realisasi PAD hingga penguhujung tahun ini tidak akan tercapai secara maksimal. “Kalau kita lihat dari realisasi hingga Agustus kemarin kemungkinan target realisasi PAD tidak sampai 100 persen, namun meski tidak mencapai sepenuhkan kita menargetkan bisa tercapai 90 persen lebih, setidaknya angka tersebut mendekati target yang diberikan,” kata Ghafur.

Kendati secara total realisasi PAD belum mendekati angka 100 persen, namun ada Dinas yang telah mencapai target 100 persen bahkan ada yang melebihi target. Diantaranya, Dinas Kehutanan dan Perkebunan RL target yang diberikan sebesar Rp 35.278.755, sedangkan untuk SKPD yang melampaui target diantarnya Dinas Pengelolaan Keuangan daerah mencapai 263 persen atau sebesar Rp 15,5 miliar dari target yang diberikan sebesar Rp 5,8 miliar.

Selanjutnya kantor pelayanan terpadu mencapai 171 persen atau sebesar Rp 429,950,000 dari target sebsar Rp. 250,000,000dan realisasi PAD terbesar dicapai oleh Dinas Peternakan dan Perikanan RL yakni sebesar Rp 582,156,250 atau 447 persen dari target sebesar Rp 130 jt dan untuk SKPD tyang paling terkecil dalam realisasi PAD yakni Dinas Perdagangan dan Koperasi RL yaitu hanya mencapai 25 persen saja yakni sebesar Rp 15 jt dari target sebesar Rp 60 jt.

Dilain sisi, Ghafur menambahkan, beberapa SKPD hingga saat ini masih ada yang belum menyerahkan laporan realisasi PAD bulan sebelumnya. Diantaranya, Dinas Pengelolaan dan Keuangan Daerah, RSUD Curup, Dinas PU, BLHKP RL, selanjutnya Diskoperindag, Dispertan Rl, Dinas Pariwisata serta Disnakan RL. “Dari sejumlah SKPD yang belum menyerahkan laporan relisasi PAD hingga bulan Juli, dalam waktu dekat kita akan melayangkan surat agar segera menyerahkan laporan,” ujar Ghafur. (Ifan)