BENGKULU, PB –  Wakil Walikota Bengkulu Patriana Sosialinda mengapresiasi peran para pahlawan yang telah berjuang memerdekakan bangsa. Hal ini disampaikan oleh Patriana Sosialinda usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan ke 71 di halaman Kantor Walikota Bengkulu, Kamis (10/11/2016) pagi.

Menurutnya, kegigihan para pahlawan bangsa adalah bukti nyata dalam memperjuangkan bangsa ini. “Terimakasih para pahlawan bangsa,” ujar Patriana Sosialinda.

Dalam peringatan Hari Pahlawan ke 71 yang juga dibarengi dengan Hari Kesehatan Nasional ke 52 dirinya juga mengajak masyarakat Kota Bengkulu untuk hidup sehat. “Mari kita selalu hidup sehat. Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” pesannya.

Sebelumnya dalam pidato Menteri Sosial dan Menteri Kesehatan yang dibacakan oleh Wakil Walikota pada upacara, disebutkan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden H.M. Jusuf Kalla hadir dengan menawarkan visi transformatif: “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-royong.”

Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut nawa cita. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah politik. Pada ketiga ranah tersebut, pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara aksereratif, berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ketiga ranah pembangunan tersebut bisa dibedakan tapi tak dapat dipisahkan. Satu sama lain saling memerlukan pertautan secara sinergis. Perubahan mental -kultural memerlukan dukungan politik dan material berupa politik kebudayaan dan ekonomi budaya. Sebaliknya perubahan politik memerlukan dukungan budaya dan material berupa budaya demokrasi dan ekonomi politik. Begitupun perubahan material memerlukan dukungan budaya dan politik berupa budaya ekonomi dan politik ekonomi.

Sedangkan pada pidato peringatan HKN ke-52 disampaikan bahwa peringatan HKN menjadi momentum untuk melakukan refleksi tentang apa yang harus kita berikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat indonesia. Merenungkan kembali upaya kesehatan yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif sebagai pertanggungjawaban dalam pembangunan kesehatan.

Usai acara juga dilakukan penyerahan penghargaan pada tenaga kesehatan teladan dan puskesmas bersih dan berprestasi tingkat Kota Bengkulu. Dalam upacara peringatan ini turut hadir FKPD, anggota DPRD Kota Bengkulu, para veteran, ASN di Pemerintah Kota Bengkulu, TNI dan Polri, serta perwakilan pelajar. [rilis/humas]