BENGKULU, PB – Masyarakat Minang di kota Bengkulu yang tergabung dalam komunitas grup WhatsApp Rang Minang Bengkulu (RMB) terus menunjukkan eksistensinya mendukung berbagai program pembangunan di Kota Bengkulu.

Setelah pernah memberikan bantuan kepada korban musibah kebakaran, organisasi yang digunakan oleh anggotanya untuk memperkuat ukhuwah islamiah diantara masyarakat Minang khususnya dan masyarakat Bengkulu pada umumnya ini menggalakkan Subuh Berjamaah.

Minggu (19/2/2017), Subuh Berjamaah dilaksanakan di Masjid Al-Furqan Kelurahan Kebun Dahri. Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Bengkulu H Helmi Hasan. Dalam kesempatan ini, Helmi mengutarakan secara lugas apresiasinya.

“Dari sekian banyak program, program Bengkuluku Religius ini bisa kita katakan belum berhasil. Karena belum semua masjid ramai. Apa yang dilakukan Rang Minang Bengkulu dengan Subuh Berjamaah ini berperan penting untuk mensukseskan program Bengkuluku Religius,” kata Helmi.

Helmi menilai, megahnya pembangunan fisik tanpa kemegahan agama masyarakatnya, tingginya kualitas kesenian tanpa tingginya kualitas agama masyarakatnya, banyaknya kekayaan daerah tanpa adanya pendalaman agama masyarakatnya, tidak mempunya arti apa-apa dalam kehidupan dunia yang sementara.

“Fir’aun mempunyai kerajaan yang megah, tapi tidak ada masyarakatnya yang bahagia. Qorun orang yang kekayaannya tiada bandingan, tapi tidak ada keberkahan dalam hidupnya. Baik kekuasaan Fir’aun yang masyhur maupun kekayaan Qorun yang melimpah, tanpa agama, seketika diruntuhkan oleh Allah. Kita tentu tidak ingin bernasib seperti mereka,” demikian Helmi.

Selain mendapatkan sambutan Walikota, Subuh Berjamaah Rang Minang Bengkulu ini juga diisi dengan ceramah agama mengenai rukun-rukun dalam melaksanakan ibadah. Setelah mendapatkan siraman rohani, seluruh jamaah yang hadir saat itu dapat menikmati kopi dan teh serta lontong, makanan khas masyarakat Sumatera. [RN]