BENGKULU, PB – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu menggelar pertemuan Pelopor Perdamaian se Provinsi Bengkulu di Aula Kantor Dinsos, Jalan Basuki Rahmat, Kamis (15/6/2017).

Pelopor Perdamaian merupakan mitra Dinsos Provinsi dalam hal penanganan konflik sosial di Provinsi Bengkulu. Mayoritas anggta hadir dalam kesempatan ini.

Dalam pertemuan ini, honor sebesar Rp 150 ribu per bulan dibagikan sebagai tali asih 6 bulan Pelopor Perdamaian mengabdi. Para anggota juga mendapatkan seragam lapangan seperti baju, topi, sepatu, rompi dan alat tulis.

Kepala Dinsos Provinsi Bengkulu, Iskandar ZO, mengatakan, konflik sosial merupakan akar dari kerawanan konflik ideologi. Ia menerangkan, generasi penurus masih ada yang tidak tahu sejarah dan tidak peduli dengan nilai-nilai kerukunan, nasionalisme, kebhinekaan yang ditanam oleh para pendahulu sebelum kemeredekaan.

“Kita jangan hanya seremonial. Ubah mindset bahwa kita bekerja hanya karena ada honor dari Kementerian,” kata Iskandar.

Ia menjelaskan, Pelopor Perdamaian merupakan orang-orang pilihan. Ia memastikan, bila miliki kinerja yang baik, maka ia optimis akan mampu memberikan support besar kepada Polopor Perdamaian.

“Selalu koordinasikan setiap konflik sosial yang terjadi baik kepada sesama anggota maupun instansi terkait di daerah masing-masing,” ungkapnya. [DM]