BENGKULU, PB – Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyatakan keprihatinannya terhadap perkembangan segelintir anak-anak muda yang terlibat dalam urusan narkoba.

Dikhawatirkannya, dimasa yang akan datang, khususnya di Kota Bengkulu, generasi muda dijejali dengan generasi yang lemah dan tidak mampu bersaing dengan daerah lain.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pada Rabu (14/6) pagi di Balai kota Bengkulu dilantik ratusan satgas (Satuan Tugas) yang akan berperang melawan narkoba. Satgas ini dikenal sebagai Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS).

SANS Kota Bengkulu terdiri dari para siswa dan siswi yang mewakili SMA, MAN dan SMK. Walikota Helmi mengharapkan anggota SANS ini mampu berperan secara nyata untuk mengantisipasi perkembangan bahaya narkoba terutama dilingkungan sekolah.

“Kita harus selamatkan saudara, teman dan kerabat kita dari narkoba jangan sampai mereka berada di dalam kegelapan,” pesannya.

Sebagai bentuk apresiasi adanya SANS tersebut, Walikota Helmi pun menyiapkan Sekretariat SANS.

“Nanti kita siapkan Sekretariat SANS di Balai Adat Kota di lantai bawah bersama dengan sekretariat Purna Paskibraka,” katanya.

Ditambahkan Walikota, SANS harus tangguh dan mampu menjadi penerang di kegelapan. SANS merupakan salah satu langkah preventif ditengah trend menanjak pengguna narkoba dikalangan anak sekolah.

SANS pun dipersilahkan untuk melakukan pembinaan dengan dukungan Badan Narkotika Kota (BNK) Bengkulu dan Dinas Pendidikan.

Sementara itu Ketua SANS Dedi Haryadi mengatakan bahwa para siswa yang menjadi anggota SANS ini sudah mempunyai komitmen bersama. Mereka berkomitmen untuk tangguh melawan narkoba dan bersih dari jangkauan/ keterlibatan dari narkoba.

Pelantikan SANS ini dihadiri langsung oleh para pejabat BNK dan BNP, Dewan Pembina SANS Rendra Ginting serta Rektor Universitas Hazairin Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si. [Media Center Kominfo Kota Bengkulu]