BENGKULU UTARA ,PB – Enam atlet Panjat Tebing kebanggaan Bengkulu Utara kemungkinan besar akan batal ikut dalam event kejuaraan nasional Panjat Tebing KU XII di Sawahlunto, Sumatera Barat pada 23 hingga 29 Agustus 2017 mendatang.

Sebab, biaya akomodasi dan transportasi keberangkatan sampai sekarang masih nol. Hal ini disampaikan Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Bengkulu Utara, Kaisar Robinson, Jumat (18/8/2017)

“Untuk memberangkatkan enam atlet atas nama Ramadhani Saputra, Dewa Gibran Robinson, Fitra Syaid Utama, Sharon Maylyn Sheptya, Dewi Permata Sari, dan Salsa Meri Marlina dibutuhkan dana hingga Rp 7 juta,” katanya kaisar.

“Itu pun yang berangkat hanya enam atlet tidak termasuk ofissial, Karena untuk keberangkatan atlet ditanggung Pengurus Cabang (Pengcab). Pengcab hanya punya dana iuran anggota, namun sudah habis digunakan mengikuti seleksi di Provinsi Bengkulu, selama 3 hari,” sambungnya.

Dipilihnya Ramadhani Saputra, Dewa Gibran Robinson, Fitra Syaid Utama, Sharon Maylyn Sheptya, Dewi Permata Sari, dan Salsa Meri Marlina untuk berlaga di event yang diikuti 34 Provinsi se-Indonesia karena berdasarkan hasil seleksi atlet Pra Kejurnas tahap pertama dan seleksi tahap akhir FPTI Provinsi Bengkulu. Keenam atlet ini bakal diandalkan di kejuaraan nasional tersebut.

“Kita sudah berupaya dan berusaha maksimal dalam mengembangkan olah raga prestasi ini, namun kita juga begitu terkendala dengan keadaan pendanaan,” keluhnya.

Tapi kata Kaisar, jika nanti enam atlet ini gagal berangkat, mereka bakal tetap semangat dan berlatih untuk meningkatkan prestasi olahraga Panjat Tebing Bengkulu Utara. [Evi]