PEMERINTAH Indonesia akan meningkatkan kerjasama dengan Jepang di Bidang Kesehatan dengan melihat adanya kebutuhan, salah satunya dengan mendorong jumlah tenaga perawat terampil yang akan ditempatkan di Jepang.

Seperti dikutip dari situs resmi Kemenko PMK, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani menyampaikan hal itu, ketika bertemu dengan Nishimura Yasutoshi, Deputy Chairman, Policy Research Council LDd Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Senin 25 September 2017 lalu.

Seperti diketahui, Jepang diperkirakan membutuhkan banyak tenaga perawat dan perawat untuk lansia (caregiver) dari berbagai negara pada masa mendatang.

Secara umum pertemuan ini juga membicarakan hubungan baik Indonesia-Jepang yang telah berlangsung 60 tahun dan komitmen ke depan untuk menjalin kerjasama yang semakin baik.

Pada kesempatan tersebut Menko Puan menyampaikan peluang kerjasama Indonesia dan Jepang dalam bidang pembangunan manusia dan kebudayaan khususnya terkait pendidikan dan kesehatan. Termasuk di dalamnya, situasi Jepang yang saat ini semakin membutuhkan banyak caregiver dan adanya potensi penyediaan tenaga tersebut dari Indonesia.

Menko Puan juga menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Dukungan Jepang untuk Asian Games 2018 memiliki peran strategis karena Ketua OCA Coordination Committee, Tsunekazu Takeda berasal dari Jepang.

Selain itu Menko Puan dan Nishimura Yasutoshi, juga membahas mengenai situasi Korea Utara yang diharapkan kedepan ini dapat semakin kondusif untuk menciptakan keamanan dan stabilitas dunia. [anr/ram]