BENGKULU SELATAN, PB – PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) tampaknya akan mendapat angin segar. Pasalnya, pernyataan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud yang ramai dimuat di media bahwa akan melakukan penutupan sementara PT SBS hingga saat ini masih mengambang.

Dari rapat yang dilaksanakan pada Senin (9/10/2017), yang dipimpin oleh Bupati Bengkulu Selatan dan dihadiri oleh PT SBS, mengemuka bahwa sudah ada perubahan dan progres perbaikan yang dilakukan oleh PT SBS.

“Tadi kita lihat sudah ada progres perbaikan yang dilakukan oleh PT SBS. Tapi kita tunggu dulu laporan secara tertulisnya untuk selanjutnya dikaji. Yang terpenting itu ada perkembangan dan progresnya. Kita tunggu dalam satu minggu ini,” jelas Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Sementara itu, General Manajer PT SBS, M Jamil dalam presentasinya di hadapan Bupati mengatakan bahwa pihak perusahaan melaksanakan rekomendasi dan memperbaiki beberapa temuan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Seperti P3K, terus di Kolam II limbah itu sudah ada keramba ikan. Dan ikannya hidup, malah sudah sudah sebulan yang lalu. Namun kalau masalah perbaikan cerobong, mungkin kami butuh waktu. Dan ini juga sudah disampaikan ke manajemen perusahaan. Pun juga masalah karyawan sebanyak 109 atau 83,89 persen karyawan PT SBS merupakan karyawan lokal yang berasal dari Bengkulu Selatan. 80 orang atau 61,54 persen dari Kecamatan Pino Raya. Khusus dari Desa Nanjungan saja itu ada 24 orang,” jelas Jamil.

Rapat yang digelar di ruang rapat kantor Bupati Bengkulu Selatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Selatan, Kepala Kantor Pertanahan Bengkulu Selatan, Assisten I, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kabag Hukum, Sekcam Pino Raya, PT SBS, PT Jathropa dan pejabat lainnya. [Apd]