BENGKULU, PB – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus swasta berkualitas di Provinsi Bengkulu.

Kamis (5/10/2017), kampus hijau tersebut menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan menghadirkan Wakil Ketua MPR RI H Mahyudin ST MM sebagai pembicara kunci.

“Empat Pilar MPR RI telah mempersatukan Indonesia sebagai negara besar yang terdiri dari ribuan pulau, suku, budaya, dan bahasa. Kita punya Pancasila sebagai perekat bangsa yang majemuk ini. Mahasiswa harus menyadari ini. Mahasiswa harus memahami Pancasila sebagai ideologi,” kata Mahyudin memotivasi.

Mahyudin mengungkapkan, ada tiga masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. Ketiganya adalah korupsi, narkoba, dan radikalisme.

“Kita harus melawan bersama-sama paham-paham radikal itu karena paham-paham itu telah memecah belah bangsa. Oleh karenanya, mari kita jadikan Empat Pilar MPR RI menjadi panutan dalam kehidupan keseharian kita. Jadilah mahasiswa yang produktif,” ajaknya.

Sementara Rektor UMB, Dr H Ahmad Dasan SH MH mengungkapkan apresiasinya atas kesediaan para pejabat tinggi negara yang bersedia hadir dalam kegiatan yang diprakarsai oleh BEM Fakultas Hukum UMB ini dan memberikan pencerahan kepada para mahasiswa di Bengkulu.

“Semoga fakultas-fakultas lain juga bisa mengundang para pemimpin di negeri ini ke Bengkulu,” harapnya.

Sebanyak 400 mahasiswa dari berbagai fakultas UMB sangat antusias mengikuti sosialisasi ini. Selain mendapatkan ilmu, para peserta juga mendapatkan bingkisan tas dan buku panduan.

Kegiatan sendiri berlangsung di Auditorium Kampus Empat UMB. Hadir sebagai narasumber diantaranya Dr Ir Hetifah Sjaifudian dan Muhammad Toha selaku anggota MPR RI. [Nurhas/Hernandez]