BENGKULU, PB – Bakal Calon Walikota Effendi MS mengaku serius untuk maju dalam pemilihan walikota (Pilwakot) Kota Bengkulu 2018 mendatang. Bahkan, Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti (Stikes TMS) itu sudah menyiapkan beberapa strategi pemenangan.

“Saya sudah mendaftar ke 7 partai, sudah dilakukan pertemuan juga dengan kawan-kawan partai. Artinya sekarang tinggal menunggu selain kita juga akan jemput bola juga,” jelas Effendi ditemui di Pantai Panjang, Minggu (8/10/2017).

Lalu apa visi Effendi maju dalam pesta demokrasi 5 tahunan tersebut? Menurutnya, majunya dia ke pertarungan politik tak lain untuk mengembangkan sayap pengabdian yang telah dilakukannya selama ini. Dengan masuk dalam unsur birokrasi, ia yakin bisa membuat Kota Bengkulu lebih baik.

“Sebagai orang yang besar di Bengkulu, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk membangun daerah ini,” ungkapnya.

Hal yang pertama akan ia ubah bila menjadi Walikota adalah pelayanan birokrasi daerah ini. Menurut Ketua Badan Musyawarah Adat itu, birokrasi harus betul-betul melayani dengan profesional.

“Kalau mampu pelayanan publik ini kita tingkatkan maka pelayanan lain akan serta merta meningkat. Misalnya pembangunan ekonomi akan bisa lebih baik,” jelasnya.

Selanjutnya, ia akan mencanangkan kembali Bengkulu Kota Pelajar yang telah diikrarkan oleh Mantan Walikota Ahmad Kanedi. Soal pendidikan ini, menurutnya butuh peningkatan kualitas semua pihak terkait.

“Kita harus meningkatkan kemampuan aparatur penggerak, aparatur guru. Sehingga apa yang diributkan selama ini tidak terjadi lagi. Selama ini kan soal sertifikasi ribut, selain itu masih ada pungli,” paparnya.

Tak sampai disitu, masalah kesehatan juga akan menjadi prioritasnya. Saat ini ada banyak fasilitas rumah sakit yang ada di Kota Bengkulu, seperti RSMY, RS DKT, RS Kota Bengkulu, dan lainnya.

“Seluruh Rumah Sakit tersebut harus diorganisir agar terjadi sharing antar RS yang ada di kota. Dengan demikian pelayanan RS akan lebih baik,” sampainya.

Terakhir, soal Sosial Budaya. Effendi mengatakan Kota Bengkulu adalah ‘berendo’ provinsi. Karena itu, destinasi wisata kota harus ditata sedemikian rupa sehingga bisa menjadi tumpuan dan masyarakat makin banyak datang ke daerah ini.

“Sesuai program Visit Bengkulu 2020, maka mau tidak mau wisata Kota Bengkulu harus kita upgrade, harus ada interkoneksi antar kabupaten yang ada sehingga menambah waktu mereka stay di Bengkulu dengan mengadakan berbagai macam event sehingga orang ke Bengkulu ada yang mau dilihat,” pungkasnya. [CHO]