BENGKULU, PB – Perkara Gubernur Bengkulu non aktif Ridwan Mukti akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bengkulu, Selasa (3/10/2017).

Pelimpahan perkaranya dilakukan bersamaan dengan perkara kontraktor Rico Dian Sari dan istri Ridwan Mukti, Lily Martiani Maddari.

Dijelaskan anggota tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Dian Hamisena, berkas perkara Ridwan Mukti dan Lily Martiani Maddari disatukan.

Sementara berkas Rico Dian Sari dibuat secara terpisah. Pun dibuat terpisah, namun tim yang diketuai Khaerudin tetap menjadi JPU bagi ketiganya.

Meski telah dilimpahkan, lanjut Dian Hamisena, namun jadwal persidangan mereka masih menunggu penetapan dari pengadilan.

Lily Bantah Terima Fee Proyek

Dibagian lain, istri Gubernur Bengkulu non aktif, Lily Martiani Maddari, membantah telah menerima fee proyek. Kata dia, uang Rp 1 miliar yang diberikan oleh Rico Dian Sari kepadanya adalah Tunjungan Hari Raya (THR).

Lily yang bersaksi dalam persidangan terdakwa Jhoni Wijaya itu menjelaskan, Rico Dian Sari yang telah ia anggap sebagai adiknya sendiri sudah sering ia mintai THR.

Dalam persidangan, Lily juga mengaku tidak mengenal Jhoni Wijaya. Persidangan sendiri dikawal ketat oleh Barracuda Korps Brimob. [**]