Sosialisasi Bawaslu RI di Bengkulu (Foto: Siregar/pedoman)

BENGKULU, PB – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Ratna Dewi Pettaloka mengajak peran serta masyarakat dalam mengawasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bengkulu.

Menurutnya, publik bisa menjadi ujung tombak dan garda terdepan dalam pengawasan Pilkada dan penyelamatan Demokrasi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Ratna Dewi Pettaloka saat menggelar sosialisasi tatap muka kepada stakeholder dan masyarakat di Grage Horizon Hotel Bengkulu, Minggu (26/11/2017).

“Saya sangat yakin dan percaya melihat perkembangan akhir – akhir ini kepedulian masyarakat terhadap pemilu itu tidak perlu lagi kita ragukan karna tidak ada lagi masyarakat yang kelihatannya tidak peduli dalam proses pemilu, baik hanya melalui media sosial maupun dalam diskusi-diskusi formal yang direncanakan ataupun diskusi – diskusi informal yang terjadi secara dadakan di warung kopi dan ditempat – tempat lainnya,”kata Ratna.

stakeholder dan masyarakat saat sosialisasi Bawaslu (Foto: Siregar/pedoman)

Sosialisasi ini, sambung Ratna, bukan hanya ditargetkan untuk keterpilihan pemimpin berdasarkan legitimasi hukum. Namun, yang lebih penting adalah terpilihnya pemimpin dengan legitimasi dukungan oleh rakyat.

Karena itu, Bawaslu mendorong agar masyarkat berperan aktif dalam pemilu. Bukan hanya sekedar menggunakan hak pilih, tapi, bagaimana memaksimalkan peran masyarakat dalam pengawasan.

“Kebetulan ditahun 2018 ini di Bengkulu akan diadakan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, untuk itu kami berharap pelaksanaan pemilihan di Provinsi Bengkulu ini tidak hanya dilaksanakan oleh KPU dan Pengawas, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak yang hadir,” ajaknya.

Sebagai lembaga pengawasan, kata dia, Bawaslu akan selalu terbuka dalam menjalankan tugas. Untuk itu, masyarakat tak perlu ragu untuk menjalin komunikasi dan membangun kerjasama dengan Bawaslu.

“Bawaslu terbuka terhadap masukan-masukan dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk tugas-tugas pengawasan yang dilakukan. Untuk itu komunikasi dan transparansi selalu menjadi hal yang dikedepankan di dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu. Masyarakat yang ingin berpartisipasi langsung dalam pengawasan dapat berkomunikasi langsung dengan bawaslu di Bengkulu,” tutupnya. [Siregar]