Kepala Dinas PMD Seluma Zaimi Tuhib (Foto: Sepriandi/pedoman)

SELUMA, PB – Formulasi hitungan Dana Desa (DD) untuk tahun 2018 dipastikan akan berubah. Sebab, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia akan fokus pada pengentasan kemiskinan.

“Ada perubahan formulasi. Tahun ini ada tiga persen khusus untuk desa yang mempunyai penduduk miskin tertinggi,”kata Kepala Dinas PMD Seluma Zaimi Tuhib didampingi Sekretaris Dinas, Sukran Effendi kepada Pedoman Bengkulu, Jumat (24/11/2017).

Ditahun 2017 ini jelas Dia, 90 persen DD dibagi rata, kemudian 10 persen di formulasikan kembali. Berbeda dengan tahun 2018, hanya 77 persen dari total DD yang dibagi rata. 3 persen untuk desa dengan jumlah penduduk miskin tertinggi. Dan 20 persen akan di formulasikan lagi.

Baca juga: Jumlah Penderita HIV/AIDS di Seluma Terus Bertambah

“Ada desa yang besarannya bertambah, ada juga yang berkurang. Berdasarkan formulasi hitungan tadi,”jelasnya.

Dia menambahkan, perbedaan formulasi juga terjadi pada besaran dana desa berdasarkan jumlah penduduk. Di tahun 2017 ini, besaran dana desa diambil 20 persen dari total jumlah penduduk. Sedangkan 2018 nanti mengalami penurunan menjadi 10 persen.

Selanjutnya, Berdasarkan jumlah penduduk miskin tahun 2017 ini sebesar 35 persen. Mengalami kenaikan menjadi 50 persen.

Simak juga: 55 Desa di Seluma Tertinggal, Ini Daftarnya

Kemudian, berdasarkan luas wilayah, sebelumnya dihitung 10 persen dan akan mengalami kenaikan menjadi 15 persen.

“berdasarkan indeks kesulitan mengalami penurunan dari 30 persen menjadi 25 persen. Indeks kesulitan ini sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Seperti pembuatan jalan akses menuju desa,”tambah Sukran.

Pemerintah Pusat kata dia, akan fokus pada pengentasan kemiskinan di Desa. Sehingga, indeks kesulitan menjadi tanggung jawab Kabupaten.

Diketahui, total DD untuk 182 Desa di kabupaten Seluma tahun 2017 ini sebesar 139 miliar. Dan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 53 miliar. (spi)