Mayor Inf David saat melakukan pendaftaran ke Kantor KPU Kota Bengkulu, Sabtu (25/11/2017). [Foto Ifan Salianto]
BENGKULU, PB – Mayor Inf David Suardi selangkah lebih maju dalam menyambut pesta demokrasi Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bengkulu 2018 mendatang.

Pasca melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, Sabtu (25/11) lalu, David berencana akan mundur dari keanggotaannya sebagai prajurit TNI.

Rencana ini akan diambil setelah dirinya sudah resmi dinyatakan lulus sebagai calon Walikota oleh KPU Bengkulu tanggal 12 Februari 2018 mendatang.

“Sesuai aturan, saya akan mengajukan pengunduran diri setelah saya dan pak Bakhsir resmi ditetapkan sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu oleh KPU nanti. Tetapi, jika nantinya tidak ditetapkan maka saya akan tetap sebagai prajurit TNI,” ujar David, Minggu (26/11/2017).

Setiap langkah yang dilakukan saat ini, sambung David, dirinya selalu berkoordinasi dengan pimpinannya, dalam hal ini Danrem 041 Garuda Mas.

“Alhamdulilah saat ini berkas syarat dukungan yang sudah kita serahkan ke KPU Sabtu lalu sudah dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) oleh KPU Kota Bengkulu. Artinya, kita tinggal menunggu tahapan Verivikasi saja sebelum dinyatakan sebagai Calon Walikota Bengkulu,” ujar David.

Seperti dilansir sebelumnya, ribuan warga dari berbagai elemen, Sabtu (25/11) sekitar pukul 15.15 WIB secara teratur mengiringi Pasangan Bakal Calon (Paslon) Walikota David Suardi-Bakhsir mendaftar sekaligus menyerahkan berkas dukungan berupa fotokopi KTP sebanyak 24.902 dukungan dari 67 kelurahan yang ada ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bengkulu.

Massa menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua ini bersorak sorai diwarnai tabuh alat musik Doll sepanjang jalan saat melakukan arak arakan dari Posko David Centre kawasan Padang Jati menuju Kantor KPU Bengkulu. [Ifan Salianto]