Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Presiden Cina Xi Jinping, di Beijing, Maret 2017. [antarafoto/reuters]
JAKARTA, PB – Persiapan pelaksanaan pertemuan tingkat tinggi Indonesian-RRT sudah memasuki tahap akhir. Untuk itu, Seskemenko PMK berpesan agar segala sesuatu terkait rangkaian acara harus diselesaikan segera.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Y.B Satya Sananugraha saat membuka Rapat koordinasi persiapan pertemuan tingkat tinggi atau High Level Meeting People to People Exchange Mechanism (HLM PEM), Indonesian-RRT.

“Pertemuan ini penting dalam rangka hubungan bilateral Indonesia-RRT. Menko PMK sangat concern terhadap pertemuan ini karena penting dalam mendukung pengembangan IPTEK di Indonesia,” ujar Seskemenko PMK, Sananugraha, Rabu (22/11).

Sesmenko PMK bersama dengan Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof Agus Sartono, secara langsung memimpin rapat koordinasi tersebut. Rencananya HLM PEN akan dilaksanakan pada 27-29 November 2017 mendatang. Hadir dalam rapat tersebut Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, Pejabat Eselon 1 dan 2 Kemenko PMK, serta pejabat-pejabat K/L terkait lainnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof Agus Sartono dalam arahan mengingatkan kepada K/L terkait untuk benar-benar mempersiapkan rangkaian acara sebaik-baiknya.

“Terkait patwal dan lain-lainnya mohon untuk dipersiapkan sebaik-baiknya,” ujar Agus.

Agus menambahkan, Kemenko PMK ingin rangkaian pertemuan tingkat tinggi Indonesian-RRT ini berlangsung dengan lancar dan menghasilkan hal-hal strategis di bidang pendidikan.

Perlu diketahui Kerja sama PEM antara RI dan RRT ini telah memasuki tahun ke-3. PEM RI-RRT merupakan salah satu bentuk kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah RRT dalam bidang riset, teknologi pendidikan tinggi dan kebudayaan.

Berdasarkan jadwal yang diterima, Rangkaian acara pelaksanaan High Level Meeting People to People Exchange Mechanism (HLM PEM) tahun 2017 akan dimulai pada 25 November dengan pegelaran seni budaya antar dua negara. Selanjutnya pada 26 November delegasi RRT akan bergerak ke Taman Safari, Cisarua, Bogor. Di sana akan dilakukan peninjauan giant panda dari RRT.

Pada 26 November akan digelar pertemuan bidang IPTEK Indonesia-RRT yang berlangsung di Kemenristek Dikti. Untuk High Level Meeting People to People Exchange Mechanism (HLM PEM) tahun 2017 akan dilaksanakan di Solo pada 28 November. Menko PMK dan Wakil Perdana Menteri RRT dirancanakan akan membahas sejumlah isu dan menyaksikan penandatanganan MoU. [anr/ram]