BENGKULU, PB – Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bengkulu pada 2018 nanti diprediksi akan diikuti oleh empat Pasangan Calon (Paslon). Hal ini disampaikan oleh Pengamat Politik Universitas Bengkulu Lamhir Syam Sinaga.

Menurutnya, saat ini sudah banyak orang yang minat untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Hal itu tak lepas dari sikap politik incumbent Walikota Helmi Hasan yang hingga saat ini belum memastikan apakah kembali maju atau tidak.

“Saat ini makin banyak orang minta karena makin terbuka persaingan, ini karena Helmi dianggap tidak maju lagi,” jelasnya, Jumat (3/11/2017).

Namun, ia belum bisa memastikan nama-nama keempat paslon yang bakal maju tersebut. Pun demikian, menurutnya, semua tokoh politik mempunyai kans semua yang sama untuk bisa merebut hati rakyat.

“Demokrasi terbuka saat ini seperti pasar, semua orang punya potensi menjual barangnya,” imbuhnya.

Siapa yang bakal menang? Lamhir memberi rumus, yang bisa menang adalah yang bisa menyenangkan hati rakyat dan bisa mengenyangkan perut rakyat.

“Kans semua sama, tinggal lagi taktis siapa yang bagus,” sambungnya.

Kans yang sama tersebut juga berlaku bagi petaha Helmi Hasan dan Patriana Sosialinda. Dia menilai masyarakat Bengkulu ini memiliki sifat senang akan hal yang baru.

“Apakah itu orang yang baru, apakah itu program yang baru. Intinya orang Bengkulu sangat senang dengan perubahan,” ungkapnya.

Di sisi lain, potensi money politics dinilainya akan berkurang. Sebab saat ini aturan terkait politik uang ini semakin ketat.

“Sekarang kan tidak perlu lagi lewat pengadilan, tapi lewat Panwaslu saja sudah bisa. Ini bahaya sekali. Mudah-mudahlan membuat orang takut untuk melakukan money politics,” pungkasnya. [CHO]