Warga Desa Air Tenang, Bengkulu Utara perbaiki jembatan yang rusak parah (Foto: Evi Kusnandar)

BENGKULU UTARA, PB – Karena tak kunjung mendapat perbaikan, warga Desa Air Tenang akhirnya secara swadaya memperbaiki jembatan penghubung antar kantor camat dan puskesmas Napal Putih.

Kerusakan jembatan ini ibarat menjadi penyakit menahun dan sudah cukup parah. Selain badan jembatan yang lapuk, bagian papan di bawahnya juga telah rapuh termakan usia.

Warga setempat, Koko mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan tersebut sudah lama. perbaikan tersebut memang sangat mendesak dilakukan. Oleh karena itu pihaknya berharap pemerintah bisa segera bertindak.

”Sementara ini perbaikan yang kita lakukan semampunya saja. Yang penting kalau kita kirim hasil panen ke kota sudah aman dan anak-anak sekolah bisa nyaman melintas,” katanya.

Penampakan jembatan rusak di Desa Tenang (Foto: Evi Kusnandar)

Selain menjadi jalur utama untuk lalulintas warga, jembatan ini juga sebagai jalur memasarkan hasil pertanian dan perkebunan, jembatan tersebut setiap hari dilalui oleh ratusan pelajar dari berbagai wilayah di Kecamatan Napal Putih.

Dalam aksi tersebut, warga juga menyampaikan aspirasi dan membentangkan spanduk yang bertuliskan.

“MOHON MAAF DAN MOHON IZIN
1. Bapak Bupati Bengkulu Utara
2. DPRD Bengkulu Utara Dapil II
3. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu Utara
Kami masyarakat Air Tenang dan masyarakat desa sekitarnya, Kecamatan Napal Putih. Kami gotong royong masal memperbaiki jembatan kelapa di Desa Air Tenang, kami khawatir akan jadi banyak korban,”

Sementara itu camat Napal Putih Abdul Hadi berjanji akan mengawal proposal pembanguan jembatan tersebut ke Bupati.

“Saya akan berada di garis terdepan dalam membangun jembatan Air Tenang, apalagi itu kan akses menuju kantor camat, yang pasti kita mesti bersabar karena tidak mungkin lagi di tahun 2017 ,kita perjuangkan agar diperbaiki di tahun anggaran 2018,” ungkap Camat. [Evi Kusnandar]