Aksi solidaritas KAMMI Bengkulu Selatan untuk Palestina di Jalan Jenderal Sudirman, simpang kartini, Kamis (14/12/2017). (Foto: Apdian Utama/Pedoman Bengkulu)

BENGKULU SELATAN, PB – Klaim Amerika Serikat terhadap Yerussalem sebagai Ibu Kota Negara Israel menuai gelombang protes dunia. Termasuk di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bengkulu Selatan menggelar aksi solidaritas untuk Palestina.

Selain massa KAMMI, Ratusan massa juga berasal dari pelajar Bengkulu Selatan yang tergabung dalam organisasi Gema.

Selain itu tampak pula beberapa tokoh agama yang datang diantaranya Amaludin, Wahidin dan Joniman.

Ada tiga poin pernyataan sikap peserta aksi. Pertama, mengecam keras pengakuan sepihak Amerika serikat terhadap Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Kedua, mendesak pemerintah Indonesia agar bertindak keras/tegas terhadap majelis umum PBB.

“Ketiga, mengimbau kepada seluruh umat beragama di Bengkulu selatan untuk memanjatkan doa agar pengakuan sepihak Presiden Amerika serikat, tentang Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel dianulir,” seru Korlap aksi, Hasanuddin membakar semangat peserta aksi.

Aksi dimulai sekira pukul 14.00 WIB. Massa berkumpul di Masjid Rukis. Kemudian melakukan longmarch menuju Jalan Jendral Sudirman di simpang Jalan Kartini.

Selain berorasi, peserta aksi juga melakukan penggalangan dana untuk Palestine. Setelah pembacaan do’a yang dipimpin oleh Ustad Amaludin, sekira pukul 15.00 WIB massa balik kanan menuju titik kumpul di Masjid Rukis. [Apdian Utama]