Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap dua orang petani kopi Dusun III Desa Tebat Pulau, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (20/12/2017). (Foto: Benny Septiadi/Pedoman Bengkulu)

REJANG LEBONG, PB – Polsek Bermani Ulu bersama Satreskrim Polres Rejang Lebong menggelar rekonstruksi kasus perampokan sadis yang menewaskan dua orang petani kopi benama Saidina (60) dan Endang (48).

Para pelaku berinisial Ar (19) dan Yu (26) beserta pelaku lainnya memperagakan rekonstruksi. Sementara saksi diperankan anggota Polres Rejang Lebong. Rekonstruksi digelar di Jalan TPU Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur, Rabu (20/12/2017).

Adegan dimulai dengan adegan para pelaku menunggu dan menyusun rencana pencurian, hingga akhirnya masuk ke pondok milik korban dan langsung menyerang korban. Rekonstruksi ini diperagakan pada adegan ke – 7.

Dilanjutkan dengan adegan ke-8, saat rekonstruksi sempat terjadi insiden teras pondok roboh dan mengakibatkan sejumlah polisi luka lantaran terjerembab. Karena tak kondisif, rekonstruksi dipindahkan ke halaman samping pondok.

Baca juga: Dua Petani Tewas Dirampok di Pondok Kebun

Selanjutnya, pada adegan ke-10 para pelaku mulai memukul dan menjerat leher korban menggunakan tali, hingga korban tak bernyawa. Kemudian pada adegan ke-12 pelaku berhasil menemukan kunci sepeda motor korban dan langsung kabur bersama sepeda motor milik korban pada adegan ke-15.

“Hari ini kita menggelar rekonstruksi kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Desa Tebat Pulau, dengan lokasi rekonstruksi kita gunakan di kawasan Desa Air Meles Bawah yang dirasa cukup persis dengan lokasi kejadian, ada sekitar 15 adegan yang diperagakan,” jelas Kapolsek Bermani Ulu Iptu Apion Sori, Rabu (20/12/2017).

Rekonstruksi ini, sambung Iptu Apion, sengaja dilakukan untuk mengetahui secara detail kronologis saat kejadian.

Simak juga: Dua Perampok Petani di Rejang Lebong Ditembak Polisi

“Kepentingan rekonstruksi ini untuk mengetahui detail kejadian, selain itu untuk melengkapi berkas perkara yang dibutuhkan oleh pihak kejaksaan,” pungkas Kapolsek Bermani Ulu. [Benny Septiadi]