Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tampak akrab bersama insan jurnalis ketika hendak diwawancara di Sekretariat DPRD Provinsi, Senin (8/1/2018).

BENGKULU, PB – Plt Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan, optimalisasi perkonomian akan dapat tumbuh pesat dengan dibangunnya kawasan industri.

Ia menjelaskan, melalui pengelolaan yang baik, menjadikan Pelabuhan Pulau Baai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Provinsi Bengkulu merupakan pekerjaan yang penting dan mendesak.

Sebelumnya, PT Pelindo II Cabang Bengkulu telah membangun Terminal Curah Cair sebagai realisasi agenda pengembangan Pelabuhan Bengkulu. Program ini juga bagian dari program dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang terlampir dalam keputusan Menteri Perhubungan Nomor 898 Tahun 2016 tanggal 29 Desember 2016.

“Kita sudah membentuk satuan kerja khusus yang menangani langsung masalah ini dan ditargetkan pada bulan ini amdal, master plan dan studi kelayakan selesai. Kemungkinan akhir Maret atau awal April sudah sampai ke Menko Perekonomian,” ujar Rohidin usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (08/01/2018).

Rohidin melanjutkan, pihaknya sudah menyampaikan secara tertulis usulannya. Namun kelengkapan dokumen lainnya akan diserahkan oleh pihak Pelindo sebagai pemilik otoritas penuh atas sumber daya alam di kawasan pelabuhan.

Rohidin tetap memelihara optimisme perkonomian akan tumbuh pesat dengan dibangunnya kawasan industri ini. [Antonio Wijaya]