ESD bersama sejumlah anak-anak berbakat

BENGKULU, PB – Tingginya angka anak putus sekolah di Kota Bengkulu yang mencapai 11.522 orang mengusik hati Erna Sari Dewi (ESD) dan Ahmad Zarkasi (AZA) sebagai salah satu Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu 2018.

Keduanya telah bertekad untuk mengentaskan permasalahan yang selalu terjadi di Kota Bengkulu sejak tiga tahun terakhir ini.

“Bertolak dari kondisi itu, saya dan Pak Zarkasih memiliki target untuk menuntaskan masalah ini agar tidak ada lagi istilah anak putus sekolah di Bengkulu,” ujar ESD, Kamis (25/1).

Baca juga: Pilwakot Momentum Menangkan Politik Perempuan

Dijelaskan ESD, target tersebut akan terealisasi melalui program pendidikan gratis 12 tahun yang saat ini menjadi satu dari sepuluh program unggulan Paslon yang diusung oleh Partai NasDem, PKS dan PPP ini.

“Program pendidikan gratis 12 tahun adalah program pelayanan pendidikan dari jenjang SD dan SMP. Melalui program ini diharapkan tidak akan ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah di Kota Bengkulu,” ujar ESD.

Dilanjutkan ESD, aksi nyata yang akan dilakukan nantinya yaitu mewujudkan pelayanan pendidikan gratis dan berkualitas mulai tingkat PAUD, SD hingga SMP.

Simak juga: Erna Sari Dewi, Anggun dan Tegas

Tentunya, lanjut ESD, hal ini akan didukung dengan peningkatan sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) tingkat pengajar melalui program dukungan yaitu program beasiswa dan pelatihan profesi guru, program satu guru PNS satu laptop dalam menunjang kinerja guru profesional.

“Penyediaan Bus Pelajar serta program perpustakaan masyarakat berbasis kelurahan,” tegas ESD. [Ifan Salianto]