Plt Gubernur Rohidin Mersyah

BENGKULU, PB – Tahun anggaran 2018, selain komuditas padi, Kementrian Pertanian menargetkan Provinsi Bengkulu agar dapat melaksanakan Swasembada jagung diatas areal seluas 13.124 hektar (Ha).

Tidak hanya itu, Provinsi Bengkulu juga ditargetkan untuk pengoptimalan pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Ricky Gunawan, Rabu (24/1) mengatakan, program Tanam Jagung Nasional serta pemanfaatan lahan untuk Tanaman Pangan merupakan dua sisi yang harus sinergi dalam pelaksanaannya.

“Kita ditargetkan oleh Kementerian Pertanian sebanyak 13.124 hektar lahan untuk komoditas jagung tahun ini dan diharapkan dapat seluas-luasnya memanfaatkan lahan yang tersedia,” kata Ricky.

Sebagai solusi awal, Pelaksana tugas (plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan perlu adanya peningkatan produksi jagung di Provinsi Bengkulu.

Rohidin juga berharap agar komoditas jagung di setiap kabupaten dapat dioptimalkan dengan ketersediaan lahan yang ada.

“Saya harap dengan adanya realisasi program nasional ini jagung Bengkulu nantinya dapat menjadi produk unggulan di tingkat nasional,” kata Rohidin.

Terkait hal itu, Rohidin secara langsung memberikan ijin penggunaan aset provinsi yaitu pabrik Penggilingan Gabah yang ada di Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga dapat dengan segera dialihkan ke pihak yang ingin mengelolanya nanti.

“Kalau bisa hal tersebut dipinjampakaikan saja agar mudah dalam hal birokrasinya,” tegas mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini. [Ifan Salianto]