BENGKULU, PB – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Bengkulu akan menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) pada 6-7 Januari 2018 mendatang. Dalam kegiatan tersebut, kinerja para kader partai berlambang matahari ini selama kurun waktu 2017 akan dievaluasi.

“Dalam Rakerwil ini kita akan evaluasi kinerja kader baik yang ada di legislatif, eksekutif dan pengurus harian,” demikian disampaikan Ketua POK DPW PAN Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, Kamis (4/1/2018).

Beberapa hal yang akan dievaluasi misalnya terkait program kerja nyata yang telah disusun. Contoh program relawan Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS).

“Setiap kader diwajibkan untuk berpartisipasi dalam JSPS, misalnya setiap 1 anggota legislatif wajib membantu 1 pasien dalam 1 bulan,” ungkap Dempo.

Lihat juga : Helmi Hasan, PAN dan Politik Kerakyatan

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam ini menambahkan, nantinya setiap kader akan diberikan lembar kertas kerja. Kertas kerja ini berisi beberapa pertanyaan indikator yang bisa menjadi alat ukur kinerja kader.

“Pertanyaan yang harus diisi misalnya berapa tokoh dikunjungi dalam satu minggu, berapa orang yang telah mampu diadvokasi, bagaimana keaktifan di kantor. Jadi nanti kita juga akan cek langsung sama Sekwan setempat,” bebernya.

Tak hanya melakukan evaluasi, sambungnya, beberapa program pemenangan Pilkada, Pileg dan Pilpres juga akan dibahas dalam kegiatan yang akan dilaksanakan di Hotel Raffles City itu. Beberapa materi juga akan diberikan pada kader untuk menghadapi pesta demokrasi yang segera datang.

Beberapa materi itu, lanjut Dempo, pemenangan pemilu yang akan diisi langsung dari DPP PAN.

“Kemungkinan Ketua POK Yandri Susanto,” bebernya.

Baca juga : Rayu Langit, BM PAN Ajak Pemuda Bengkulu Tahajud Berjamaah

Selanjutnya materi pembahasan UU Pemilu yang akan diisi oleh KPU dan Bawaslu.

Lalu, materi strategi pemenangan pemilu yang akan diisi oleh konsultan politik Eep Saefulah. Terkahir, pengarahan langsung dari Ketum PAN Zulkifli Hasan.

“Insya Allah Ketum hadir,” pungkasnya. [Tedi Cahyono]