BENGKULU, PB – Pada tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu bekerja lain seperti biasanya.

Pasalnya, Bapenda Kota Bengkulu melakukan percetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

Dari yang biasanya dikerjakan mulai dari pertengahan tahun, namun pada tahun 2018 ini dimulai sejak 22 Januari lalu.

Gita Gama, Kabid PBB & BPHTB Bapenda Kota Bengkulu, menyatakan, percetakan massal dan seluruh data sudah disiapkan.

“Kita akan mendistribusikan seluruh SPPT PBB tersebut ke Kelurahan-Kelurahan lewat Kecamatan. Nanti dengan bantuan kawan-kawan di Kelurahan akan didistribusikan ke seluruh RT yang ada di Kota Bengkulu,” kata Gita.

Untuk data wajib pajak yang sudah dicetak Bapenda, jelasnya hingga 30 Januari sudah rampung 80 persen dari total 98.632 lembar SPPT PBB.

Dari banyaknya SPPT PBB yang dicetak dan disebar tersebut, total pendapatan PBB bisa mencapai Rp. 14 miliar. Pasalnya, SPPT PBB tersebut disebar di 67 Kelurahan dari 9 Kecamatan yang ada di Kota Bengkulu.

“Hal ini karena, Bapenda Kota Bengkulu mengharapkan agar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) di tahun 2018 ini lebih cepat sampai ke tangan objek pajak, sehingga memiliki waktu cukup lama untuk menyelesaikan pembayaran PBB,” tegas Gita Gama. [Nadia Tri Hidayati]