Pihak Kejari Bengkulu saat menerima kunjungan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat di bawah pimpinan Agus Suparmin, Senin (23/4/2018).

BENGKULU, PB – Kasus dana bantuan sosial (bansos) Kota Bengkulu tahun 2012 dan 2013 sudah dihentikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu.

Hal ini ditegaskan oleh Kasi Intel Kejari Bengkulu Rizal Edison saat menerima kunjungan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Agus Suparmin, Senin (23/4/2018).

“Kasus bansos kita sudah mendapat Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3),” ujar Kasi Intel Kejari Bengkulu Rizal Edison saat hearing dengan LSM yang dipimpin Agus Suparmin.

Dalam hearing pihak LSM juga menanyakan kejelasan atas laporan-laporan yang dilakukan pihaknya terkait dugaan korupsi yang terjadi di Bengkulu.

“Kami meminta kejelasan atas laporan yang kami sampaikan. Keterangan Kajari melalui Kasi Intel Kejari, laporan kami akan ditindaklanjuti. Namun masih harus bersabar karena banyaknya tunggakan kasus di Kejari. Sementara kasus Bansos sudah di-SP3-kan,” terang Agus. [Ardiyanto]

Baca juga :

* Tersangka Walikota Dibatalkan

* Dramatisasi Dana Bantuan Sosial

* Mencerdaskan Gerakan Anti Korupsi